Wali Kota Sutiaji Bersama Jajaran Takziah Di Kediaman Warga Klojen Korban Kanjuruhan

12 October 2022 - 18:38 WIB
Walikota Malang, H Sutiaji bersama jajaran, takjiah di kediaman empat korban tragedi kanjuruhan yang merupakan warga Klojen (ist)
Walikota Malang, H Sutiaji bersama jajaran, takjiah di kediaman empat korban tragedi kanjuruhan yang merupakan warga Klojen (ist)

MALANGKOTA (SurabayaPost.id) – Empati dan kepedulian terus ditunjukkan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terhadap warga korban Tragedi Kanjuruhan.  Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji bersama jajaran secara bergilir bertakziah ke empat lokasi tempat tinggal korban asal Kecamatan Klojen, Rabu (12/10/2022).

“Kami hadir disini bukan yang pertama dan terakhir. Tapi kedepan kami (jajaran) akan terus berikan dampingan,”ujar Sutiaji.

Walikota Malang, H Sutiaji bersama jajaran, takjiah di kediaman empat korban tragedi kanjuruhan yang merupakan warga Klojen (ist)
Walikota Malang, H Sutiaji bersama jajaran, takjiah di kediaman empat korban tragedi kanjuruhan yang merupakan warga Klojen (ist)

Dalam kesempatan kali ini rute takziah Pemkot Malang dimulai dari kediaman alm. Mita Maulidya di Kelurahan Kasin.  Berikutnya rombongan menuju Alm. Najwa Zalfa Abdillah di Kauman dan dilanjutkan menuju kediaman Alm. Daffa Fahrudin Wijaya di Kelurahan Kiduldalem.  Titik terakhir yang dikunjungi Sutiaji hari ini adalah rumah Alm. Nafisatul Mukhoyaroh di Kampung Putih. 

Sutiaji menegaskan bahwa pihaknya kedepan melalui para lurah akan memantau kondisi korban dan keluarga korban.  Dirinya mencontohkan perhatian terhadap kesinambungan pendidikan akan diberikan pula pada anak-anak usia sekolah yang ditinggalkan korban. 

Walikota Malang, H Sutiaji bersama jajaran, takjiah di kediaman empat korban tragedi kanjuruhan yang merupakan warga Klojen (ist)
Walikota Malang, H Sutiaji bersama jajaran, takjiah di kediaman empat korban tragedi kanjuruhan yang merupakan warga Klojen (ist)

Demikian halnya pengobatan korban luka-luka juga menjadi perhatian Pemkot Malang.

“Ada teman-teman (korban luka) yang membeli obat sendiri, maka akan kami ganti.  Kuitansinya dilampirkan, nanti akan kami (Pemkot) ganti. Proses verifikasinya lewat kelurahan by name by addressnya”, imbuh Sutiaji.

Sebagai tambahan, Pemkot Malang juga sedang mempersiapkan skema bantuan lanjutan bagi korban luka ringan dan berat sampai dengan senilai Rp2,5 juta per orang.  Bantuan tersebut saat ini sedang dalam proses verifikasi data calon penerima. (Hms/Lil)