Wawali Pimpin Kampanye Peningkatan Daya Tahan Tubuh

23 March 2020 - 16:57 WIB
Wawali Punjul Santoso.

BATU (surabayapost.id) – Wawali Batu Punjul Santoso memimpin langsung kampanye peningkatan daya tahan tubuh. Itu sebagai upaya untuk melawan wabah virus korona.

Kampanye tersebut diajukan bersama ormas Pemuda Pancasila (PP), Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN ). Selain itu Gabungan Pengusaha Kontraktor Nasional (Gapeknas) bersama PDAM Kota Batu, serta para donatur.

Dalam.kampanye tersebut Punjul Santoso berharap agar masyarakat kembali memanfaatkan tanaman herbal yang berkhasiat. Sebab tanaman yang menjadi minuman tradisional seperti empon – empon diyakini sangat bagus untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

“PP telah memberikan pembekalan, terutama untuk menghadapi corona. Sebagaimana nenek moyang kita sebelumnya sudah memberi pelajaran dalam mengebalkan tubuh. Dulu hanya dengan rebusan empon – empon,” katanya.

Untuk itu, kata dia dari elemen pemerintahan dan masyarakat serta stakeholder bersama sama mengembalikan marwah Kota Batu.

“Indonesia kekayaan hayati yang kita punya, kita eksplor untuk kepentingan terkait pencegahan wabah semacam ini. Jadi tidak malah dari orang – orang luar negeri dengan mudahnya datang dan memborong sejenis empon – empon dari Indonesia ,” tandasnya.

Eddy Sunaedy, Didik Machmud dan Edvin

Untuk itu, tandas dia, eksekutif maupun legislatif sedianya memberikan apresiasi 10 jari terkait aksi organisasi maupun yang lainnya dalam mengantisipasi pencegahan ancaman wabah corona ini.

“Dengan cara mengkampanyekan pemberian rebusan empon – empon dan masker serta Hand Sanitizer yang dilakukan pada hari ini bagi pengguna jalan di area alun – alun. Itu sangat luar biasa. Karena ini musibah Internasional,” tegasnya.

Selanjutnya ditambah dari salah satu anggota DPRD Batu dari ketua Fraksi partai Golkar Didik Machmud. Menurutnya inisiatif PP, Kadin dan Gapeknas serta PDAM Kota Batu.

“Dengan inisiatif gerak cepatnya mereka dalam melakukan pencegahan meski sebatas ramuan dan masker serta Hand Sanitizer, namun itu fakta kerja nyata peduli pada sesamanya,” puji Didik.

Karena menurut Didik, PP dan yang lainnya juga memberikan edukasi agar masyarakat tidak terlalu berlebihan ketakutannya dalam menghadapi ancaman corona.

“Pemerintah Kota Batu harus mengapresiasi dan bisa melanjutkan aksi seperti ini. Dengan anggaran di pemerintah daerah yang tak terduga maupun dana – dana yang sebelumnya dipersiapkan bisa segera dicairkan,” sarannya.

Itu saran dia, agar segera dilakukan kepada masyarakat, termasuk pengadaan masker dan Hand Sanitizer serta penyemprotan, selain itu bisa . “Untuk memproduksi minuman – minuman yang punya kemampuan memberi imun tubuh kita,” mintanya.

Disisi lain ditambahkan Direktur PDAM Kota Batu Eddy Sunaedy bila sudah menambah tandon air. Menurutnya tandon air di tempat umum itu bisa digunakan untuk mencuci tangan.

“Itu semua kita lakukan untuk mengantisipasi ancaman wabah corona.Meski begitu corona jangan terlalu ditakuti secara berlebihan. Apalagi banyak hal yang ada disekitar kita yang bisa dimanfaatkan guna mengantisipasi itu semua,” paparnya.

Seperti halnya, papar dia, daun sirih berdasarkan penelitian yang disampaikan oleh para ahli dari perguruan tinggi,itu sangat bermanfaat anti sektip, apalagi sejenis.

“Kunir dan jahe serta rempah – rempah lainnya yang sudah dirumuskan oleh para ahli, perlu digunakan dan memproteksi pencegahan untuk kita semua,” ungkapnya. Karena ungkap dia, guncangan wabah corona ini, menurutnya jangan dibuat takut secara berlebihan,karena itu bakal mengusik kita semua.

“Yang penting berhati hati, jaga kesehatan dan budayakan sering mencuci tangan.Sedangkan terkait aksi PP dan organisasi lainnya ini, kami juga memberi sport empon – emponnya,

dan ini hari yang ketiga dan yang terakhir dari aksi mereka.Dan mudah mudahan ada aksi lanjutan,sambil mengumpulkan persediaan bahan – bahan yang digunakan aksi berikutnya,” pungkasnya (Gus)