230 Muslimah PKS Kota Malang Digembleng Fisik dan Mental dalam Pelatihan LATANSA di Bedengan

Ketua DPD PKS Kota Malang, M. Syaiful Ali Fatah, membuka acara sekaligus memberikan arahan membakar semangat kepada ratusan peserta.
Ketua DPD PKS Kota Malang, M. Syaiful Ali Fatah, membuka acara sekaligus memberikan arahan membakar semangat kepada ratusan peserta.

MALANGKOTA (SurabayaPost.id) – Sebanyak 230 kader muslimah mengikuti pelatihan LATANSA (Latihan Perempuan Siaga) yang digelar Bidang Kepanduan dan Bela Negara DPD PKS Kota Malang. Kegiatan berlangsung pada Ahad, 19 Juli 2026 di kawasan alam Bedengan Selorejo, Kabupaten Malang dengan fokus membentuk muslimah yang tangguh dan siap siaga menghadapi berbagai kondisi darurat.

Ketua DPD PKS Kota Malang, M. Syaiful Ali Fatah, hadir langsung membuka acara sekaligus memberikan arahan membakar semangat kepada ratusan peserta.

“Sehat, bugar, kuat, dan lincah harus menjadi indikator utama kesehatan kader PKS Kota Malang. Pelatihan LATANSA ini bertujuan melatih komitmen dan kedisiplinan kader dalam mengemban amanah. Kita ingin memastikan bahwa setiap kader tetap menjaga kebugaran agar selalu siap melaksanakan kontribusi pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Syaiful Ali Fatah.

Kegiatan ini juga menjadi momentum konsolidasi karena dihadiri deretan tokoh penting PKS. Tampak hadir Anggota DPR RI dr. Gamal Albinsaid, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Dr. Puguh Wiji Pamungkas, Ketua MPD PKS Kota Malang Ernanto Joko Purnomo, jajaran BPH DPD, para Ketua DPC, serta seluruh anggota dewan dari Fraksi PKS DPRD Kota Malang.

230 Muslimah PKS Kota Malang Digembleng Fisik dan Mental dalam Pelatihan LATANSA di Bedengan, Minggu 19 Juli 2026. (ist).
230 Muslimah PKS Kota Malang Digembleng Fisik dan Mental dalam Pelatihan LATANSA di Bedengan, Minggu 19 Juli 2026. (ist).

Pelatihan sengaja dirancang di alam terbuka untuk menyimulasikan situasi darurat yang sebenarnya. Sebanyak 230 peserta perempuan ini dibekali berbagai materi, mulai dari teknik Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K), manajemen penanganan keadaan darurat, hingga simulasi kesiapsiagaan menghadapi bencana alam.

PKS Kota Malang menilai peran muslimah di era sekarang tidak boleh dipandang sebelah mata. Selain menjadi pendidik utama di dalam keluarga, muslimah juga harus mampu menjadi garda terdepan saat terjadi krisis di lingkungan sosial kemasyarakatan, seperti kecelakaan maupun isu kesehatan.

Melalui gemblengan fisik, spiritual, dan sosial di LATANSA, para alumni pelatihan ini diharapkan tidak sekadar membawa pulang pengetahuan, melainkan juga menjadi relawan kemanusiaan yang tangguh.

PKS Kota Malang berkomitmen untuk terus melahirkan sosok muslimah yang beriman, berilmu, dan terampil, yang selalu siap hadir memberikan solusi nyata di tengah-tengah umat dan bangsa. (lil).

Baca Juga:

  • PKS Kota Malang Tebar 7.124 Paket Kurban, Kambing Naik 2 Kali Lipat
  • PKS Kota Malang Perkuat Sinergi dengan Media, Gelar Media Gathering dan Bukber
  • Musda VI PKS Kota Malang Beri Penghargaan Awarding DPC, Enam Kategori Raih Apresiasi
  • Wali Kota Wahyu Hidayat Hadiri Musda VI PKS Kota Malang, Harap Sinergi Terus Berlanjut