MALANGKOTA (SurabayaPost.id) – Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM, memastikan ketersediaan bahan pangan pokok dalam kondisi aman dan mencukupi menjelang Idul Fitri 1447 H. Ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying.
“Saya meminta agar masyarakat tidak terpengaruh dengan isu-isu yang membuat masyarakat panic buying. Kita tadi sudah berkeliling mulai awal, dari Pasar Sawojajar, kemudian ke Hypermart, distributor, gudang bulog dan Pertamina. Dan sudah ada kepastian ketersediaan BBM, LPG, bahan pokok, itu semua aman, tersedia, tidak ada kelangkaan atau kenaikan harga,” ujar Wali Kota Wahyu dikutip dari rilis Bagian Prokompim Setda Kota Malang.

Hasil pemantauan di Pasar Sawojajar menunjukkan harga sejumlah bahan pangan masih relatif terkendali. Harga komoditas daging ayam ras terpantau Rp38.000-Rp.40.000/kg, daging sapi dengan harga Rp115.000-Rp120.000/kg, cabai rawit merah di harga Rp110.000-Rp120.000/kg.
Wali Kota Wahyu menyebut bahwa upaya pemantauan dan pengendalian harga telah dilakukan secara maksimal. “Dan untuk harga bahan pokok penting memang ada kenaikan yang signifikan terutama di cabai, hal ini disebabkan karena faktor cuaca sehingga tanaman cabai banyak yang rusak. Namun, kita nanti akan rapatkan dengan tim dari TPID untuk mencari skenario agar bisa menekan harga,” bebernya.
Stok berbagai kebutuhan masyarakat di supermarket juga terpantau stabil dan mencukupi untuk memenuhi permintaan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Sementara itu, pasokan beras pemerintah dalam kondisi sangat mencukupi, dengan stok 10 bulan ke depan.

Wahyu juga memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kota Malang dalam kondisi aman. Ia meminta masyarakat tidak panik dengan adanya isu yang menyebutkan bahwa ketersediaan bensin akan habis dalam waktu 20 hari.
“Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan bijak dalam berbelanja kebutuhan pokok menjelang Lebaran. Pemerintah Kota Malang bersama TPID akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna menjaga stabilitas harga serta memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar,” tutupnya. (lil).
