MALANGKOTA (SurabayaPost.id) – Anggota DPRD Kota Malang, H. Rokhmad, S.Sos, membuktikan bahwa tradisi Lebaran yang sederhana bisa menjadi momen yang sangat bermakna. Hari raya kali ini menguji kita akan saling mengormati menghargai sesama muslim, Muhammadiyah dan sebagian pondok hari Jum’at,20 Maret 2026 sedangkan Pemerintah memutuskan hari raya Sabtu ,21 Maret 2026.
“Semuanya benar sesuai keyakinan, yang salah yang tidak mau puasa dan tidak berlebaran, “katanya anggota dewan yang akrab disapa Ustadz Rokhmad sambil senyum penuh kebahagiaan,” Sabtu (21/3/2026).
Menurutnya, ia mengikuti sholat idul Fitri ada yg diselenggarakan ditanah lapang dan juga di masjid sekitar, “Alhamdulillah setelah sholat dilanjutkan dengan budaya berkumpul dengan keluarga dan tetangga untuk bermaaf-maafan,” kata ustadz dewan sembari berpesan jangan lupa mengucapkan kata contoh dari Rosulullah nabi Muhammad SAW, Yakni:
*Taqabbalallahuminna waminkum **
Smoga Allah menerima amalan kita .

“Rasa haru penuh bahagia berkumpul bersama setelah sholat Iedul Fitri kemudian saling bermaafan saling mendoakan adalah kebahagiaan tersendiri, tetesan air mata tak terbendung bukan sedih tapi rasa haru bahagia melihat anak anak tumbuh besar dengan ada dua cucu semua dalam bingkai norma karakter islamiah sehingga bahagia bukan karena harta atau jabatan tapi nikmatnya Islam dalam keimanan.
Anggota Komisi A DPRD Kota Malang ini juga menyampaikan Tradisi silaturahmi dengan lingkungan sekitar juga masih dijaga dengan baik. Ia mengutamakan tetangga yang lebih tua untuk dikunjungi, kemudian esok harinya berkunjung ke keluarga. Zaman modern teknologi dan media sosial yang luar biasa, tak boleh meninggalkan budaya silaturahmi.
Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Rokhmad mengumpulkan keluarga besarnya dalam bingkai halal bihalal diselenggarakan di Sukolilo Kabupaten Pati Jawa Tengah, sekaligus memberikan Tausyiah pentingnya menjaga hablumminnallah utama sholat dan hablumminannas dengan menjalan silaturahmi dan memberikan maaf kepada sesama.

Siang harinya, ia mengajak istri dan anak anaknya untuk berziarah ke makam ayah dan ibundanya. Nasehat disampaikan bahwa hidup didunia sebentar dan akhirat itu kehidupan abadi, maka jangan terpedaya dengan tipuan dunia, jadikan dunia tempat beramal yang akan diunduh dipetik saat kita kembali kealam akhirat. “Semoga kita terus Istiqomah hingga Husnul khatimah,” tuturnya.
Diakhir wawancara dengan ustadz dewan Rokhmad, ada pesan penting yaitu awal April InsyaaAllah akan ada open house dirumah Gadang Regency, lewat media ini permohonan maaf kepada masyarakat Kota Malang.
“Sebagai wakil rakyat, saya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Kota Malang, apabila ada kesalahan maupun kekurangan dalam saya menampung, menyuarakan, dan memperjuangkan kepentingan masyarakat,”tuturnya.
“Juga semoga masyarakat dalam merayakan Idul Fitri senantiasa mendapatkan lindungan Rahmat dari Allah SWT, InsyaaAllah ketemu Ramadhan tahun depan. Aamiin,” pungkasnya dengan penuh kesungguhan. (lil).
