Berenang di Sungai, Dua Santri Ponpes Assomadiyah Tewas Tenggelam

9 December 2018 - 21:35 WIB
Lokasi ditemukannya kedua korban tewas santriwati Ponpes Assomadiyah Mojokerto.

MOJOKERTO (surabayapost.id) – Dua santriwati ditemukan tewas tenggelam di sungai belakang Ponpes Assomadiyah di Desa Peterongan, Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Minggu (9/12/2018). Keduanya tewas diduga karena tidak bisa berenang.

Kedua korban tewas yakni, Aura Maha Dewi (9) pelajar MI Sunan Ampel Kelas 3 warga Desa Peterongan, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto dan Basillah Aura Jannah (7) pelajar Kelas 1 asal Dusun Dinoyo, Desa Sekarjoyo, Prigen, Pasuruan. Keduanya merupakan santriwati di Ponpes Assomadiyah di Desa Peterongan, Bangsal, Kabupaten Mojokerto.

Dari data yang dihimpun surabayapost.id menyebutkan, persitiwa ini berawal saat kedua korban bersama ketiga teman santriwati lainnya yakni Angelia Savana Nabila (14), Nailla Aiko Dzakia (9), dan Alia Fatah Ibrahim bermain di belakang pondok di tepi sungai sekitar pukul 12.30 WIB. Kemudian mereka menceburkan diri ke sungai untuk berenang.

Namun kemudian diketahui kedua tubuh korban tak muncul ke permukaan air sungai. Akhirnya, mereka bertiga berteriak meminta bantuan ke warga sekitar. Salah satu teman yaitu Alia Fatah Ibrahim lantas berlari mengabarkan peristiwa tersebut ke orang tuanya yang kebetulan tengah berkunjung ke ponpes tersebut.

Orang tua korban dibantu warga sekitar kemudian berusaha mencari kedua korban. Kemudian kedua korban berhasil dievakuasi dan diangkat dari dasar sungai. Sayangnya nyawa kedua korban tak bisa lagi diselamatkan. Kedua korban akhirnya dibawa ke kamar jenazah RS Sido Waras.

Sementara itu, AKP Suparmin, Kapolsek Bangsal mengatakan, telah memerintahkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi. “Saya saat itu juga langsung minta bantuan anggota BPBD dan relawan untuk berusaha mengevakuasi kedua korban tewas. Begitu berhasil dievakuasi, kedua jasad korban dibawa ke kamar jenazah RS Sido Waras untuk dilakukan otopsi. Kedua jasad korban selanjutnya kami serahkan ke pihak keluarganya untuk disemayamkan,” pungkasnya. (joe)