Bikin Sumur Resapan, Tim Dispenad Kunjungi Satgas Pamtas Yonif 741

22 June 2019 - 21:42 WIB
Ketua Tim Dispenad Kol Inf Paiman disambut secara adat di PLBN Wini Kabupaten TTU.
Ketua Tim Dispenad Kol Inf Paiman disambut secara adat di PLBN Wini Kabupaten TTU.

EBAN (SurabayaPost.id) – Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas)   RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/Garuda Nusantara telah banyak memperoleh prestasi selama delapan bulan terakhir. Ada  penggagalan penyelundupan, penyerahan senjata api dan munisi hingga bahan peledak, termasuk kegiatan teritorial. Ada pula program bedah rumah dan pembuatan sumur resapan.

Hal itu  yang menyebabkan Satgas Yonif Mekanis 741/Garuda Nusantara dipilih menjadi tujuan  kunjungan langsung Tim Dinas Penerangan Angkatan Darat (Dispenad) bersama wartawan media cetak ibukota, Sabtu (22/06/2019).

Tim Dispenad ini dipimpin  Kolonel Inf Paiman beserta rombongan lima orang dari Jakarta yang dibalut dalam kegiatan Press Tour Media di Sektor Barat Satgas Pamtas RI-RDTL  melalui jalur darat.

Ketua Tim Dispenda Kol Inf Paiman saat menarik air dari dalam sumur resapan hasil karya Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/Garuda Nusantara.
Ketua Tim Dispenda Kol Inf Paiman saat menarik air dari dalam sumur resapan hasil karya Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/Garuda Nusantara.

Selain Kolonel Inf Paiman sebagai ketua tim, ada pula  Kapenrem 161/WS Mayor Info Arwan, Pns Ari Sulistiowati , wartawan Media Indonesia Edna Insi,  wartawan Harian Kompas Iksan dan wartawan Republika Ronggo A.

Dalam rilis yang diterima SurabayaPost.id dari Mako Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/Garuda Nusantara melalui akun grup WhatsApp, Sabtu (22/06/2019) sore dijelaskan,

rombongan  berangkat dari Jakarta menggunakan pesawat dan mendarat  di Bandara El Tari Kupang. Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan melalui  jalur darat langsung menuju Hotel Livero di Kefa.

Di sini, rombongan disambut  Dandim 1618/TTU, Dansatgas Pamtas RI – RDTL Sektor Barat Yonmek 741/GN, para Pasi Satgas Pamtas RI – RDTL Sektor Barat Yonmek 741/GN.

Tim kemudian makan malam didampingi  Dandim 1618/ TTU dan Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat.

Pada keesokan harinya, Tim Dispenad langsung  menuju Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Wini. Saat Tim Dispenad bersama rombongan termasuk Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat, Dandim 1618/TTU, para Pasi Satgas, Danton Waltis dan Danpos Ninulat tiba di PLBN Wini disambut Dankipur 1 Wini, Kapospol Wini, Kepaa BNPP Wini dan Imigrasi Wini.

Tim Dispenad pose bersama para pejabat PLBN Wini Kabupaten TTU.
Tim Dispenad pose bersama para pejabat PLBN Wini Kabupaten TTU.

Di PLBN Wini, Tim Dispenad melakukan wawancara kepada seluruh unsur tentang pendapat mereka bagaimana kinerja Satgas dan kerjasama semua unsur di PLBN Wini.

Selepas dari PLBN Wini, rombongan menuju Kodim 1618/TTU untuk beristirahat sejenak hingga pelaksanaan Shalat Jumat di Masjid Al-Ihklas. Selesai Ishoma, tim langsung bergerak ke Pos Haumeniana untuk melihat salah satu dari  sembilan sumur resapan yang dibuat Satgas Pamtas Yonif Mekanis 741/GN kemudian menuju Pos Haumeniana. Setiba di pos, rombongan disambut tutur adat setempat kemudian bincang-bincang dengan tokoh adat dan tokoh masyarakat.

Sebelum melanjutkan perjalanan ke Mako Satgas Pamtas Sektor Barat, Tim Dispenad menyempatkan foto bersama di Taman Potret Haumeniana yang  dibuat Satgas Yonif Mekanis 741/GN.

Tiba di Eban, rombongan berhenti di Masjid Al-Hidayah guna melaksanakan Shalat Ashar dan melihat rumah ke-10 dari Program Bedah Rumah Satgas Yonif Mekanis 741/GN.

Di Mako Satgas, Tim Dispenad melakukan wawancara terkait tangapan masyarakat tentang Satgas dengan masyarakat yang ada di Desa Eban. Selain itu, tim  melihat barang bukti hasil penggagalan penyelundupan dan penyerahan senjata oleh masyarakat.

Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN Mayor Inf Hendra Saputra mengatakan, semua yang mereka dapatkan karena dukungan  semua pihak.

“Semua program kami adalah untuk membantu menyejahterakan masyarakat, termasuk prestasi yang kami dapat berkat semua jajaran yang intens untuk melaksanakan anjangsana dan pendekatan sosial terhadap masyarakat. Hingga tugas kami dinyatakan selesai, kami tidak akan berhenti untuk melakukan yang terbaik,” demikian  Mayor Hendra. (cyk)