Bisnis Masa Depan adalah Pertanian

10 January 2019 - 09:20 WIB

SURABAYA (SurabayaPost.id) — Bisnis masa depan bagi bangsa Indonesia adalah pertanian. Tentu dengan pendekatan teknologi modern dan ilmu pertanian. Kenapa karena DNA bangsa ini adalah Petani.

Penegasan ini disampaikan Muhammad Gurning Rifai, pendiri Agroproperty DeDurian Park Wonosalam Jombang.

” Kami ingin mengembalikan kejayaan bangsa lewat pertanian dan perkebunan. Dan harus optomis karena masih jutaan hektare lahan bisa didayagunakan, ” tambahnya.

Pendiri lain DeDurian Park, Yusron Aminulloh menambahkan, pertanian adalah adalah harga diri bangsa. Maka, memajukan petani, menghidupkan lahan pertanian dan perkebunan adalah melahirkan harga diri bangsa.

” Mau ditaruh dimana muka bangsa ini kalau semua impor. Semua tergantung sama negara lain. Padahal Allah memberi kelimpahan alam yang luar biasa. Tinggal kita mau gak. Pemerintah sejauhmana kepeduliannya pada petani,” tegas Yusron yang juga Dirut PT Sinergi Berkah Alami, pengelola Kebun DeDurian Park Wonosalam Jombang.

“Kami mengudang masyarakat untuk berdialog dan berkebun secara berjamaah. Karena tanpa berjamaah kita tidak akan mampu melawan kapitalis yang menjadikan alam dan bumi hanya menjadi obyek saja. Bukan subyek. ” tambahnya.

DeDurian Park akan meluncurkan produknya terbatas dalam acara Prelaunch yang digelar Sabtu, 12 Januari 2019 di Resto DK Surabaya.

“Yang berminat hadir kami menunggu. Dan utamanya untuk memahami bagaiman bertani secara berjamaah dalam project Kebun Kavling kami awal di Wonosalam Jombang ini,” tegas Rully Anwar, Direktur Operasional PT Sinergi Berkah Alami. (gs)