Bupati Gresik Ancam Nonjobkan Pejabat Tanpa Kompetensi

19 July 2019 - 15:48 WIB

GRESIK (SurabayaPost.id)–Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto mengancam akan menonjobkan pejabat dilingkungan Pemkab Gresik yang tidak memiliki kompetensi. Sambari mewajibkan seluruh pejabat mengikuti uji kelayakan yang dilaksanakan mulai hari, Jumat (19/7).

Menurut data dari Bagian Humas untuk uji kompetensi kali ini hanya untuk 88 orang pejabat structural dengan rincian 18 Pejabat eselon II dan 70 orang pejabat eselon IV.

“Mestinya semua pejabat yang akan kami uji, namun karena keterbatasan anggaran maka hanya beberapa pejabat ini yang bisa kami uji,” kata Sambari saat membuka uji kompetensi di ruang Mandala Eka Pradja, Jumat.

Sambari menegaskan bahwa nantinya semuanya Pejabat akan diuji secara bertahap baik itu eselon II, III maupun eselon IV.  “Utamanya para Pejabat eselon II dan kepala OPD. Bagi yang tidak berkompeten silahkan minggir atau digeser,” ujarnya serius.

Bahkan pada uji kompetensi yang akan dilaksanakan selama 2 hari ini. Bupati berjanji akan melakukan ujian wawancara sendiri. Terutama bagi pejabat yang nilainya kurang dari standard yang telah ditetapkan.

“Bila saat wawancara memang tidak layak, siap siap saja untuk dipindah atau bahkan dinonjobkan,” tambahnya lagi.

Bupati juga menyampaikan harapan Presiden RI yang pernah disampaikan kepadanya pada sebuah acara, Pejabat kedepan adalah Pejabat yang inovatif dan kinerjanya terukur sesuai indikator kinerja utamanya.

Dia berjanji diakhir masa jabatannya nanti dirinya akan meninggalkan pejabat yang berkompeten dan maksimal. Pejabat yang inovatif untuk membangun kepentingan masyarakat dan kesejahteraan rakyat.

Sementara kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Gresik Nadhif mengatakan, uji kompetensi yang bekerjasama dengan Universitas Islam Negeri Malang ini dilaksanakan selama 2 hari. Untuk hari pertama uji kompetensi akan dilakukan tes tulis dan hari kedua dilaksanakan tes wawancara.

“Sesuai yang disampaikan Bupati, Beliau akan menguji untuk wawancara sendiri kepada beberapa orang pejabat yang akan berlangsung esok hari. Sesuai harapan Bupati, bahwa uji kompetensi ini untuk mengukur tingkat kompetensi pejabat guna penyesuaian penempatan lebih lanjut” katanya.