DSM Bali Bagi-bagi Sembako untuk Kebutuhan Hidup Selamat 14 Hari

7 April 2020 - 20:06 WIB
Penjual jajan yang mendapat paket sembako dari DSM Bali

DENPASAR (surabayapost.id) – Dompet Sosial Madani (DSM) Bali membagi-bagikan Sembako pada masyarakat yang terdampar wabah virus corona disease (Covid-19). Pembagian Sembako tersebut diklaim sebagai wujud konsistensi DSM membantu masyarakat.

Menurut Direktur DSM Andy Krisna, Selasa (7/4/2020), pembagian paket sembako itu dilakukan secara gratis. Dijelaskan dia bila Sembako yang dibagikan itu cukup untuk hidup selama 14 hari.

Dia menjelaskan jika sebanyak 200 paket sembako dibagikan kepada pekerja informal yang ekonominya terdampak pandemik Covid-19. Sasarannya, kata dia, pedagang asongan, pekerja informal harian seperti tukang sapu jalanan dan keluarga rentan miskin.

“Kegiatan pembagian paket sembako ini sudah dilaksanakan di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung. Masing-masing pada 4, 5 dan 6 April 2020,” jelas dia.

Andy Krisna menjelaskan bahwa paket sembako tersebut cukup dikonsumsi satu keluarga selama 14 hari. Paket sembako itu terdiri dari beras 10 Kg, minyak 2 liter, gula 1 kg, kecap 2 botol, susu 1 liter, telur 30 butir, tepung terigu 2 kg, garam 1 bungkus, mie telor 4 bungkus, sarden 75 gram 14 kaleng.

“Program DSM ini adalah berbagi paket sembako untuk 14 hari bagi pekerja informal harian, pedagang asongan, pedagang kecil, kelompok rentan seperti jompo dan disabilitas. Dengan paket sembako yang kami berikan, semoga dapat membantu mereka yang pendapatannya sekarang menurun akibat pandemik corona ini” ujar Andy Krisna.

Paket sembako disalurkan secara langsung kepada 200 keluarga penerima manfaat untuk menghindari terjadinya kerumunan. Selama penyaluran berlangsung, banyak cerita yang tim DSM dapatkan. Salah satunya ialah Indra (41) yang setiap hari berjualan kue di sekitar Pantai Sanur.

“Sekarang saya harus kayuh sepeda jauh sekali. Itu pun sering tak habis kue saya. Biasanya pelanggan saya di sekitar pantai. Tapi karena wisata ditutup, jadinya tidak ada pembeli. Kalau saya diam di rumah, keluarga saya tidak makan. Terimakasih sekali paket sembakonya. Semoga Tuhan membalas kebaikan kalian semuanya,” terangnya sambil berkaca-kaca. (aii)