Dr Sri Untari MAP Kunjungi Posko Covid-19 Mahasiswa NTT

6 May 2020 - 12:40 WIB
Dr Sri Untari menyerahkan bantuan pada mahasiswa yang bertahan di Malang

MALANG (SurabayaPost.id) – Mahasiswa Nusa Tenggara Timur (NTT), yang masih berada di Kota Malang saat pandemi Covid 19, tidak luput dari perhatian Ketua Fraksi PDIP Jatim, Dr. Sri Untari MAP. Karena itu anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur itu, menyempatkan diri mengunjungi posko yang berada di Kawasan Tidar tersebut, Selasa (5/5/2020).

Kedatangan Sri Untari disambut antusias para mahasiswa yang masih tinggal di Kota Malang. Mereka sangat senang mendapat perhatian dari Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur itu.

Ketua posko penanganan darurat Covid 19 Flobamora, khusus NTT Eddy Tan, menyampaikan terima kasih kepada Sri Untari yang datang sekaligus memberikan support bantuan ke Posko.

“Kami sangat senang, Ibu Sri Untari ada perhatian kepada posko kami. Ini sungguh luar biasa, kami benar-benar terima kasih,, bantuan yang beliau berikan sangat bermanfaat bagi kami,” tutur Eddy Tan.

Terkait dengan berapa banyak mahasiswa NTT yang masih ada di Malang, pihaknya saat ini sedang melakukan pendataan. Karena lanjut dia tidak semua mahasiswa asal NTT ini, orang berada. Makanya keberadaan posko ini diharapkan mampu meringankan beban para mahasiswa.

Sementara itu, Dr. Sri Untari MAP, menyatakan kehadiranya di Posko Flobamora NTT ini, sebagai bentuk kecintaan dia dengan saudara-saudara dari NTT.

“NTT merupakan bagian dari NKRI, kami cinta NKRI dan cinta adek-adek mahasiswa NTT, yang kebetulan masih ada di Kota Malang,”tutur Sri Untari.

Disampaikan Sri Untari pihaknya datang ke Posko Flubamora NTT ini, hanya membawa sedikit bantuan saja. Ia berharap sedikit bantuan itu bisa mensuport kebutuhan teman-teman.

Sri Untari berpesan, kepada para mahasiswa ini, agar melaporkan ke pihak kampus. Karena saat ini sedang dilakukan pendataan untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah.

“Tolong adik-adik yang belum melapor ke pihak kampus, segera melapor. Saat ini tengah dilakukan pendataan untuk mendapat stimulus dari pemerintah,” tandas Sri Untari.

Pihaknya juga meminta kendatipun dalam kondisi sulit seperti sekarang ini, mahasiswa NTT diminta untuk tetap kompak dan bersemangat dalam menuntut ilmu di Kota Malang.

“Semoga musibah ini segera selasi, saya pesankan kepada adek-adek mahasiswa agar selalu mematuhi anjuran pemerintah, melaksanakan Psycal Distancing, dan Sosial Distancing, selalu cuci tangan, dan tidak keluar rumah jika tidak terlalu penting,” pesan Sri Untari. (aii)