Jaga Kebugaran, Atlet dan Pelatih Angkat Besi Periksa Kesehatan

14 February 2021 - 22:10 WIB
Atlet PABSI Kota Malang saat menjalani pemeriksaan kesehatan

MALANG (SurabayaPost.id) – Semangat para atlet dan pelatih angkat besi Kota Malang kian bergelora. Mereka yang tergabung di  Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Kota Pendidikan ini   tak hanya bersemangat melakukan latihan, tapi juga menjaga kebugaran. 

Untuk itu, mereka difasilitasi oleh pengurus Cabor PABSI Kota Malang untuk pemeriksaan kesehatan, Minggu (14/2/2021).  Sebanyak delapan atlet dan dua pelatih diperiksa kesehatannya  di tempat latihan. 

Mereka menjalani tes kesehatan itu mencakup asam urat, gula darah, kolesterol, dan saturasi oksigen. Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini menjadi agenda pertama bagi kepengurusan PABSI Kota Malang di bawah kepemimpinan Yoga Adhinata.

Dua dokter yang dipercaya melakukan pemeriksaan adalah dr Elok dan dr Enggar. Berdasarkan hasil pemeriksaan, sepuluh orang yang dicek semuanya berada dalam batas normal. Hanya sebagian kecil yang kandungan asam uratnya tinggi.

Atlet dan pelatih pose bersama Ketua PABSI Kota Malang Yoga Adhinata

“Yang kelebihan asam urat itu bisa diperbaiki dari pola makan, kemudian untuk vitaminnya sudah terpenuhi dari segi protein. Cuman selama masa pandemi, protein tetap perlu tambahan untuk kekebalan tubuh,” kata dr. Enggar.

dr Elok menambahkan, para atlet juga harus memastikan asupan air dalam tubuh terpenuhi. Dia menyarankan untuk minum air putih dua liter per hari.

“Termasuk menjaga pola tidurnya. Ya lebih ke kebiasaan sih,” kata dia.

Humas PABSI Kota Malang Arif Pambudi menyebutkan bahwa masing-masing atlet dan pelatih mendapat tambahan vitamin. Menurut dia, vitamin itu dikhususkan untuk meningkatkan antibodi mereka di masa pandemi.

Selanjutnya, atlet dan pelatih angkat besi akan dievaluasi terus kondisi kesehatannya. Lucky menuturkan bahwa agenda pemeriksaan kesehatan ini bakal rutin diadakan.

“Dari pemeriksaan itu kelihatan siapa saja yang ada catatan khusus. Mereka ini nanti dievaluasi setiap tiga bulan sekali,” ucap pria yang akrab disapa Lucky ini.

Adapun pemeriksaan ini, kata Lucky, diadakan dalam rangka memperhatikan kondisi atlet. Dia menegaskan, pengurus sama sekali tidak ingin mengabaikan kondisi kesehatan mereka.

“Pemeriksaan itu dalam rangka mengontrol kesehatan para atlet, supaya kami  tahu kondisi mereka betul-betul fit,” ujarnya.

Pelatih angkat besi Kota Malang Muslimin merasa senang dengan agenda pemeriksaan kesehatan itu. Menurut dia, sudah lama cabang olahraga itu tidak mendapat perhatian khusus pada kesehatan mereka.

“Terus saya juga sempat dengar dokternya juga bakal ikut saat Porprov nanti mendampingi anak-anak,” kata Muslimin.

Dia berharap, pemeriksaan ini dapat berjalan terus. Pemeriksaan tersebut dirasa sangat membantu untuk para atlet.

“Baru di kepengurusan Pak Yoga ini (kepengurusan baru, red) ada agenda semacam ini,” tandasnya. (Lck)