Jalan Jakarta Satu Arah, Arus Lalin Terlihat Lancar

10 January 2019 - 13:44 WIB
Rekayasa Lalin di Jalan Jakarta yang dijadikan satu arah terlihat lancar.
Rekayasa Lalin di Jalan Jakarta yang dijadikan satu arah terlihat lancar.

MALANG (SurabayaPost.id) – Dinas Perhubungan  (Dishub) Kota Malang mulai memberlakukan jalur satu arah di Jalan Jakarta, Kamis (10/1/2019). Hasilnya, kemacetan di beberapa jalan  yang selama ini sering terjadi terlihat mulai berkurang.

Dishub melakukan rekayasa Lalin dengan memberlakukan jalur satu arah di Jalan Jakarta itu bersama Forum Lalulintas Kota Malang. Itu terdiri dari  Polres Malang Kota, Pomal, DenPom (CPM), Kodim, Akademisi, Dinas Perkim, Dinas PU dan lain sebagainya.

Rekayasa Lalin itu dilakukan  di Jl. Simpang Ijen, Jl. Jakarta menuju Jl Surabaya. Yang dari Jalan Surabaya menuju Jl Ijen melintasi Jl Jakarta (satu arah)

Kapala Dinas Perhubungan Kota Malang, Kusnadi menjelaskan, rekayasa itu, diujicobakan selama satu bulan. Setelah itu, akan dilakukan evaluasi, bahkan mungkin ada kebijakan dipermanenkan.

Komandan Pelaksana Penegakan Hukum (Dansatlak Gakumwal), Kapten CPM Cecep Mustofa bersama  Kepala Dishub Kota Malang, Kusnadi saat memberikan arahan kepada anggota Forum Lalulintas sebelum pelaksanaan rekayasa Lalin di Jl Jakarta
Komandan Pelaksana Penegakan Hukum (Dansatlak Gakumwal), Kapten CPM Cecep Mustofa bersama  Kepala Dishub Kota Malang, Kusnadi saat memberikan arahan kepada anggota Forum Lalulintas sebelum pelaksanaan rekayasa Lalin di Jl Jakarta

“Mulai hari ini, kami laksanakan rekayasa lalu lintas di Jl. Simpang ijen dan Jl. Jakarta, kami buat satu arah. Selama satu bulan,  selanjutnya dievaluasi,” tutur Kusnadi saat ditemui di lokasi, Kamis (10/01).

Ia menjelaskan, rekayasa lalu lintas ini dilakukan untuk mengatasi kemacetan di kawasan Jl. Bandung, Jl. Veteran, Jl. Bogor dan sekitarnya. Mengingat lanjutnya, di Jl. Simpang Ijen, selama ini belum berfungsi secara maksimal, justru banyak digunakan sebagai parkir.

“Kami berharap kepada masyarakat untuk mematuhi rambu – rambu lalu lintas yang ada. Kalau masih ada kekurangan, ini ya namanya rekayasa tentu harus dibenahi,” lanjutnya.

Selama rekayasa lanjut Kusnadi, setiap hari akan ada petugas di lokasi, mulai pukul 06.00 sampai selesai. Ia mengaku, bertindak tegas jika yang memanfaatkan ruas Jl. Simpang Ijen, karena akan menghambat lalu lintas.

Kala rekayasa hari pertama, beberapa pengguna jalan ada yang salah jalur. Namun petugas di lokasi, dengan sigap memberikan arahan jalur jalan yang tepat.  (lil)