Kota Malang Raih Penghargaan Kota Cerdas

10 January 2019 - 15:39 WIB
Wali Kota Malang Sutiaji (dua dari kanan) saat menerima penghargaan Kota Cerdas .
Wali Kota Malang Sutiaji (dua dari kanan) saat menerima penghargaan Kota Cerdas .

JAKARTA (SurabayaPost.id)  – Kota Malang mengawali tahun 2019 dengan prestasi gemilang. Sebab,  Kota Malang ini dinobatkan sebagai Kota Cerdas untuk kategori Kota besar.

Prestasi tersebut diraih setelah Kota Malang dinilai memiliki Indeks Kota Cerdas Indonesia (IKCI) 2018 tertinggi dibanding kota besar lainnya.  Penghargaan tersebut diterima langsung Walikota Malang Drs. Sutiaji.

IKCI adalah kota yang dinilai berhasil menerapkan konsep kota cerdas atau smart city. Ada Ada 93 kota di Indonesia yang dinilai dengan serangkaian tolak ukur dimensi dan metode.

Agar penilaian setara, kota-kota tersebut dibagi ke dalam empat kategori berdasarkan jumlah penduduk, yaitu Kota Metropolitan, Kota Besar, Kota Sedang, dan Kota Kecil. Hal itu sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional.

Skor penilaian berkisar dari angka 1 hingga 100. Terpilih 12 Kota, masing-masing kategori menetapkan peringkat I, II dan III.

”Kota akan menjadi tujuan terakhir dalam pergerakan manusia. Sekarang ada sekitar 50 persen penduduk Indonesia yang tinggal di perkotaan. Perkembangan yang secara alamiah terjadi itu harus disertai dengan pengelolaan kota yang mumpuni bagi warga,” kata Pemimpin Redaksi Harian Kompas Ninuk Mardiana Pambudy di Jakarta.

Kota Malang dalam IKCI 2018 masuk peringkat III dalam kategori Kota Besar setelah Kota Denpasar dan Kota Surakarta dengan total skor indeks 60,21 dari 6 indikator seperti lingkungan, ekonomi, pemerintahan, kualitas hidup, masyarakat dan mobilitas. Menurut survey dan penilaian, Skor tertinggi dari Kota Malang terkontribusi dari sisi dimensi masyarakat (partisipasi), kualitas hidup dan lingkungan.

Walikota Malang dalam wawancara menyampaikan bahwa penghargaan tersebut  akan menjadi pemacu Kota Malang untuk terus berprestasi. Baik itu terkait Kota maupun masyarakatnya.

“Goal dari kota cerdas itu kan keduanya, kota dan masyarakatnya. Pemerintah harus bisa menangkap aspirasi dari masyarakat dan pemerintah harus cerdas menyampaikan apa yang dikehendaki oleh masyarakat.” ujar Pak Aji sapaan akrab Walikota Malang. (lil)