Kader PDIP Jatim Diminta Jalankan Sembilan Rekomendasi Rakernas

13 January 2020 - 20:42 WIB
Dr Sri Untari kala mengikuti Rakernas PDIP di Jakarta

MALANG  (SurabayaPost.id) – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Timur, Dr. Sri Untari, meminta  kepada para kader partai agar menjalankan sembilan rekomendasi Rakernas I yang diselenggarakan  di Jakarta beberapa waktu lalu.

Menurut Sri Untari, apa yang menjadi rekomendasi hasil Rakernas merupakan solusi bagi permasalahan bangsa yang ada saat ini. Termasuk di Jawa Timur.

“Hasil Rakernas I  PDI Perjuangan menghasilkan 9 rekomendasi penting sebagai jawaban atas permasalahan saat ini,” kata Sri Untari Senin (13/1/2020).

Sembilan poin hasil rakernas itu antara lain, Mendukung Pemerintahan Jokowi – Ma’ruf menjaga kedaulatan teritorial serta ekonomi; mendorong kemajuan BNPB, BNPP, BMKG, BNN, BPOM, Penanggulangan HIV AIDS serta kemudahan urusan HAKI; memperjuangkan undang-undang pemilu demi penguatan sistem kepartaian dan pemilu murah; industri hulu hilir harus berbasis Iptek dengan mendorong riset dan inovasi serta peningkatan kualitas SDM.

Mempelopori kebijakan pembangunan nasional yang berpihak pada lingkungan hidup; mendukung badan riset mematrikan riset sebagai kunci kedaulatan; Target pemenangan Pilkada 60 persen pada tahun 2020; kekayaan alam dan kemakmuran rempah Indonesia menjadi lahan kemakmuran Indonesia Berdikari; Semua Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah wajib menjalankan visi misi partai.

Poin pertama dari sembilan amanat hasil Rakernas I PDI Perjuangan yakni ‘Mendukung Pemerintahan Jokowi – Ma’ruf menjaga kedaulatan teritorial serta ekonomi’, menurut Untari, sangat penting, apalagi saat ini, permasalahan Natuna menjadi sorotan publik.

“Kedaulatan harus kita jaga dan untuk urusan penting ini kita harus bersatu dan tidak boleh terpecah belah. Kedaulatan dalam bidang ekonomi juga tak kalah penting, karena sebagaimana amanat Bung Karno kita harus berdikari,” ujar Untari.

Rekomendasi kedua ‘mendorong kemajuan BNPB, BNPP, BMKG, BNN, BPOM, Penanggulangan HIV AIDS serta kemudahan urusan HAKI’ juga merupakan sektor tak kalah penting.

Sri Untari mencontohkan terkait masalah HIV AIDS yang kini sudah menjadi momok bangsa Indonesia. Penyakit menular ini biasanya terjadi karena pergaulan seks bebas atau penggunaan narkotika.

“Karena itu rekomendasi agar kita peduli terhadap HIV AIDS juga teramat penting dalam melindungi anak muda Indonesia khususnya juga di Jawa Timur,” tuturnya.

Beberapa rekomendasi lain seperti masalah peningkatan kualitas SDM adalah hal vital yang harus segera direalisasikan. Pasalnya, Indonesia akan mengalami bonus demografi, dimana angka angkatan kerja usia muda sangat banyak, sehingga peningkatan kualitas SDM sangat penting agar bisa bersaing.

“Termasuk rekomendasi hasil Rakernas agar rempah bisa menjadi khas unggulan Indonesia wajib dijalankan para kader PDI Perjuangan,” tandasnya.

Sri Untari berharap, sembilan poin rekomendasi hasil Rakernas  ini bisa dijalankan kader partai yang duduk di kursi legislatif atau eksekutif, dengan membuat  dan berpihak kepada kebijakan sesuai hasil Rakernas.

“PDI Perjuangan Jawa Timur juga menginstruksikan agar para kader bisa bersama menjalankan sembilan hasil rakernas,” pungkasnya. (aii)