Kades Junrejo Bantah Tak Perhatikan Perbaikan Jalan Kampung 

13 January 2020 - 20:32 WIB
Kades Andi Faizal Hasan

BATU (SurabayaPost.id ) – Kepala Desa Junrejo (Kades) Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Andi Faizal Hasan dianggap tak memperhatikan perbaikan jalan kampung. Anggapan tersebut disampaikan Ketua RW 8, Dusun Jeding,di Desa Junrejo, Kota Batu.

Meski begitu, Kades, Andi Faizal Hasan membantah anggapan tersebut. Bantahan itu disampaikan Senin (13/1/2020).

“Rencana perbaikan jalan sudah dibahas bersama warga. Bahkan bersama Ketua RT 8 Bawono saat selesai acara selamatan di sebuah rumah warga pada Desember lalu. Malam itu sudah disepakati bahwa perbaikan jalan akan menggunakan paving, bukan aspal,” bantah Faisol.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Ketua RW 8 Wahyudi Bawono protes  terkait jalan yang rusak tak kunjung ada perhatian dari Pemerintah Desa maupun Pemkot Batu. Menurut Andi Faizal Hasan yang sapaan akrabnya Faisol, kerusakan jalan terjadi di dua titik. 

Dia sebutkan seperti  di RT 2 dan RT 3 dengan panjang sekitar 400 meter dan lebar sekitar 3 meter. Sedangkan untuk titik satunya bertempat di kawasan RT 4 dan RT 6 dengan panjang sekitar 250 meter dan lebar sekitar 4 meter.

Menurut Andi Faisol, perbaikan itu dibahas usai selamatan di rumah warga.  Praktis, malam itu juga menurut Faisol sempat menghubungi Agung dari Dinas PUPR Kota Batu.

Kemudian, di Forum tersebut, Faisol mengaku menegaskan kalau mau tetap aspal. Sedangkan  pihak desa tidak bisa.

” Karena itu ranahnya Dinas PUPR. Tapi kami bisa mendampingi jika warga kemudian mengusulkannya ke Dinas PUPR,” ungkapnya.

Dengan begitu, ungkap dia, warga yang berkeinginan agar jalan tersebut diaspal hotmix. “Pihak desa tidak bisa memenuhi permintaan itu, karena pengerjaan hotmix ranahnya Dinas PUPR Kota Batu.Maka desa bisanya hanya membuatkan jalan cor atau paving.Dan warga saat itu sepakat untuk dipaving. Sedangkan Dinas PUPR Kota Batu yang membuatkan drainase,” tandasnya.

Itu, tandas dia perbaikan jalan tersebut sekitar 500 meter yang masuk di RW 8. “Dananya sekitar Rp 200 juta,” tegasnya. 

Selain itu, tegas dia,beberapa tahun lalu desa setempat memang selalu meminta jalan tersebut agar diaspal.

Sementara itu, Kepala Seksi Pembangunan dan Pemeliharaan Drainase Dinas PUPR Kota Batu, Agung Untoro membenarkan rencana perbaikan jalan tersebut. 

“Sudah dibicarakan serta kesepakatannya, jalan itu tidak diaspal, namun dipaving. Sedangkan Dinas PUPR yang mengerjakan drainasenya,” ngakunya.

Oleh karena itu, menurut Agung dalam pengerjaannya mulai diajukan pada Maret atau April.Dan secara keseluruhan, pengerjaan tersebut bakal dianggarkan dari dana PAK sekira Rp 1 miliar lebih. “Itu semua prosesnya memang butuh waktu,” timpalnya. (Gus)