Marak Perampasan Dengan Kekerasan, Warganet Gresik Resah

21 March 2020 - 00:27 WIB

GRESIK (SurabayaPost.id)–Warganet mendesak kepada Polres Gresik agar segera menangkap gerombolan yang melakukan perampasan dengan kekerasan di Jl Panglima Sudirman Kota Gresik, Jumat (20/3) sekitar pukul 02.00 WIB. Kasus yang viral di jagad medsos itu korbanya adalah Fathur Roziqun warga Jl Usman Sadar mengalami sejumlah luka dikepala, tangan dan dua handphone dirampas oleh pelaku.

Hasil pantauan di.medsos, kasus yang diunggah warganet dengan akun @Fatur R April’s ditanggapi ribuan netizen. Mereka meminta agar polisi segera membekuk pelakunya, karena pelakunya belasan orang denhan berkendara sepeda motor. Dan menurut sejumlah netizen kasus ini sebenarnya sudah terjadi beberapa kali sehingga sangat meresahkan warga yang kerap pulang malam dari aktifitas kerja.

“3000 orang lebih melihat postingan ini ..ayo pak poll tangkap pelaku …3000 orang lebih ini jdi semangat pak polisi gresik black panther,” ujar akun FB bernama @Topa salah satu netizen yang mendesak agar polisi segera menangkap pelakunya.

@Ahmad Cahyo salah satu netizen juga mengaku trucknya semoat dihadang oleh segerombolan sepeda motor di sekitaran POM Desa Suci. Mereka hendak merampas dan ditolong oleh warga sekitar.  “Sama brow.. td malam truk saya di hadang segerombolan sepeda motor daerah pom suci …dan mw. Melukai pengendara lainya …alhamdulillah warga sekitar sigap..hati hati dulur rawan sekarang,” terangnya.

Selain itu juga ada kejadian yang diungkap oleh @Susi Kusniati Mdf bahwa juga ada kejadian yang sama. “loh podo kro wong daerah q anak ds.tulung kec.kedamean kab.gresik skrng mungkin hbs operasi dirs soetomo..ora dijmbret tp dikeroyok bnyk anak muda gtu didaerh sawan perum menganti kykx..jm 2/3 y mau” subuh gtu.. itu spertix mau buat geng yg diakui mungkin tersangkanx itu saudara kembar corona yg jd momok.masayrakat..🙈,” tuturnya.

Netizen juga ada yang menyindir soal keberadaan CCTV disejumlah titik di Kota Gresik tidak aktif. Sehingga tidak bisa dijadikan salah satu alat pendukung agar pelaku bisa segera ditangkap. “Andai cctv lampu merah benar² aktif mungkin akan banyak membantu,” sentil akub FB bernama @Fachrudin Afif Muhammad menimpali ribuan komentar. “Pak kapolressssssssss ayo tunjukan kerjaaa muuuu ..ringkus semua tunjukan ke masyarakat Gresik kerjamu… Hee pakk Kapolressss ikiloh masyarakat mu bengak bengokkkkk …,” imbuhnya memberi semangat Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo agar oelakunya segera tertangkap.

Postingan tersebut juga dipertanyakan oleh salah satu netizen, soal waktunya yang dianggap tidak tepat. Lantaran dalam laporanya ke Polres Gresik kejadianya tertulis Jumat (20/3) pukul 02.09. Sedangkan diunggah Jumat sebelum pukul 02.00 WIB. “Sek lur iku kejadiane tertulis… Jum at tgl 20 maret jam 02:00…lha ini kan baru Jum at jam 20:00,”

Potingan yang diunggah @Fathur R Roziqin April’s memberi kabar bahwa adiknya telah dikeroyok 15 orang di Jl Panglima Sudirman. “Min lolosno min… Mek pengen ngabari cek luweh podo ati-ati. Selain corona Ada juga oknum” Yg mersahkan masyarakat gresik.

Kejadiane mabengi Jam 2 an dalu mau. Nang pangsud pertelon
Iki adek q lor… Ndase bocor kabeh bolong 3 di kepruk paving, tangane remuk, mbek awak.e lebam” Bek Bekase sebetan rante. Di kroyok kurang lebih wong 15.

Harapan q seh polisi GERCEP untuk meringkus pelaku penganiayaan Dan perampasan seng nimpa adek q.

Wes ngunuh ae lor… Seng podo ati” Lan waspodo. Jgn lupa jg kesehatan ben gak kenek corona. Suwun.