Pemkot Malang Apresiasi Peran PKK Dalam Pembangunan. Walikota Sutiaji : Perempuan Adalah Tiang Negara

14 November 2022 - 20:31 WIB
Pose bersama
Pose bersama

MALANGKOTA (SurabayaPost.id) – Ratusan anggota PKK Kota Malang dan para tamu hadir di Malang Creative Center (MCC) untuk menghadiri Puncak Kegiatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-50, Senin (14/11/2022).

Ketua TP PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji, menyampaikan apresiasinya kepada segenap TP PKK mulai tingkat kota, kecamatan, kelurahan, hingga kader PKK yang telah mengabdikan diri untuk kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

Ketua TP PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji memberikan potongan kue tart pada acara puncak peringatan hari kesatuan gerak PKK ke 50 (ist)
Ketua TP PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji memberikan potongan kue tart pada acara puncak peringatan hari kesatuan gerak PKK ke 50 (ist)

“Hari ini kita memberikan apresiasi kepada pemenang (lomba) yang kami selenggarakan sejak bulan Januari hingga kemarin. Dari semua pokja semua ada pemenangnya, ada lombanya,” ungkapnya.

Widayati menyebutkan beberapa capaian yang telah dilakukan TP PKK Kota Malang, di antaranya urban farming yang juga didukung oleh Bank Indonesia, Gerakan Budidaya Bunga Telang (Gerbudbute) yang merupakan kolaborasi dengan Bank Jatim. Selain itu, TP PKK Kota Malang juga menginisiasi program Sam Gepunbasa yang juga hasil kerja sama dengan perusahaan swasta.

Walikota Malang, H Sutiaji didampingi Ketua penggerak PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji menerima bantuan secara simbolis 6 unit motor dari Bank Jatim untuk TP PKK Kota Malang (ist).
Walikota Malang, H Sutiaji didampingi Ketua penggerak PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji menerima bantuan secara simbolis 6 unit motor dari Bank Jatim untuk TP PKK Kota Malang (ist).

Berbagai kegiatan lain juga dilakukan TP PKK untuk mendukung program pemerintah. Seperti yang dilakukan akhir-akhir ini adalah keterlibatan TP PKK dalam kegiatan pendataan Regsosek yang dilakukan oleh BPS. Selain itu juga, TP PKK mendukung peningkatan pendapatan daerah dengan Pokmas Sadar Pajak, untuk penyerahan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan (SPPT PBB) yang mencapai 98 persen.

“Kami ingin lebih banyak  menggandeng stakeholder lain sehingga tidak banyak mengganggu APBD. Kalau perguruan tinggi sudah banyak kita gandeng untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk menjadi sehat. Kami juga menggandeng psikolog, banyak

lah dengan perguruan tinggi,” terang Widayati.

Walikota Malang, H Sutiaji saat memberikan sambutan pada Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 50 TP PKK Kota Malang Tahun 2022 (ist)
Walikota Malang, H Sutiaji saat memberikan sambutan pada Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 50 TP PKK Kota Malang Tahun 2022 (ist)

Tri Tito Karnavian, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Ketua TP PKK Kota Malang mengajak agar PKK selalu berpedoman pada ruhnya. Yakni sebagai gerakan masyarakat untuk memberdayakan keluarga. Hal ini diartikan bahwa keluargalah yang harus menjadi fokus perhatian karena keluargalah yang merupakan unit terkecil masyarakat.

“Apabila keluarga-keluarga di Indonesia ini dapat kita berdayakan sesuai dengan potensi dan kebutuhannya, maka berarti gerakan PKK juga berpotensi memberdayakan masyarakat secara keseluruhan,” ujar Widayati.

Dua hal pokok yang berkaitan dengan tema HKG 2022 yakni ‘Berbakti untuk Bangsa, Berbagi untuk Sesama’, menurut Tri Tito Karnavian, adalah jiwa kerelawanan gerakan PKK menjadi dasar bagi bakti PKK untuk bangsa dan berbagi untuk sesama dan saling membantu merupakan inti program gerakan PKK.

“PKK adalah mitra kerja pemerintah, maka PKK harus mampu menyelaraskan dengan kebijakan pemerintah dan dengan pola pendekatan sosial bisa meningkatkan peran, serta masyarakat dalam pembangunan,” sambungnya.

Walikota Malang, H Sutiaji saat memberikan sambutan pada Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 50 TP PKK Kota Malang Tahun 2022 (ist)
Walikota Malang, H Sutiaji saat memberikan sambutan pada Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 50 TP PKK Kota Malang Tahun 2022 (ist)

Sementara itu, Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji menyampaikan terima kasih atas kinerja TP PKK termasuk organisasi perempuan lainnya. “Perempuan adalah tiang negara. Sehingga jika perempuan itu rapuh maka tentu negara tidak memiliki kekuatan. Perempuan itu luar biasa. Ibu adalah madrasahnya anak-anak kita semua. Saya kagum dengan teman-teman PKK, walaupun banyak yang kewut (berusia tua) tapi jiwanya muda,” ujarnya.

Lebih lanjut, pria berkaca mata ini menyebutkan bahwa Pemerintah Kota Malang mendukung gerak TP PKK dengan memberi stimulus, khususnya Dinsos P3AP2KB yang tugas dan fungsi dari banyak beririsan dengan kegiatan TP PKK.

“Pengarusutamaan Gender (PUG) bukan hanya perempuan saja, termasuk kaum rentan. Jadi PKK juga sering  mengajak kaum disabilitas dan lansia untuk berkarya bersama. Jadi makanya, PKK itu berhubungan mulai  usia PAUD hingga lansia. Ada Bunda PAUD, ada Bunda Lansia, nah ini termasuk bidang garap dari PKK. Dalam amanatnya, PKK menjadi partner dari pemerintah daerah sehingga apa yang menjadi program daerah juga menjadi program PKK,” terang Sutiaji.

Dalam kegiatan ini diberikan berbagai apresiasi. Di antaranya untuk para Kader Berprestasi, yakni Wiwit Sugiarti (Kecamatan Blimbing), Ida Fariani (Kecamatan Klojen), Sulastri Utami (Kecamatan Kedungkandang), Narcisse Manoppo (Kecamatan Lowokwaru), dan Mahmudah (Kecamatan Sukun). Penghargaan juga diberikan kepada Sekretaris Pokja TP PKK atas nama Miefta Etiwinendar.

Selain itu, juga diberikan apresiasi kepada para pemenang lomba yang diselenggarakan TP PKK sepanjang tahun 2022. Lomba Penyuluhan Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAREDI) dijuarai oleh Kelurahan Buring. Kelurahan Merjosari menjadi juara pertama pada Lomba Administrasi Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K). Untuk Lomba Gerakan Budidaya Bunga Telang (Gerbudbute) dijuarai oleh Kelurahan Mulyorejo. Sementara Lomba Monitoring Evaluasi Posyandu Mandiri, Pemantauan Jentik Berkala, serta Inovasi Posyandu dijuarai oleh Kelurahan Gading Kasri. (*)