PHRI Gelar Halal bi Halal, Wawali Minta Stakeholder Sosialisasikan  Wisata Kota Batu

18 June 2019 - 17:11 WIB
Wawali Punjul Santoso saat menghadiri Halal bi Halal PHRI Kota Batu.
Wawali Punjul Santoso saat menghadiri Halal bi Halal PHRI Kota Batu.

BATU (Sirabayapost.id) –  Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu menggelar Halal bi Halal  di Hotel El Royale Kartika Wijaya Kota Batu, Senin malam (17/6/2019). Halal bi Halal tersebut  mendapat apresiasi dari Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso.

Apalagi dalam acara tersebut juga dihadiri Kajari Batu Sri Heny Alamsari, Wakil Ketua DPRD Kota Batu Nurrochman dan Wakapolres Batu Kompol Zein Mawardi SIK. Selain itu, Plt Kepala Dinas Pariwisata Imam Suryono, KH.Munir, Sabers Pungli Polres  Batu bersama puluhan para pelaku wisata dan Pramuwisata se – Malang Raya.

Ketua PHRI Kota Batu, Bambang Dharma terlihat banggga dengan acara yang digelar. Sebab kegiatan itu menurut dia,  bertujuan untuk memperkuat kebersamaan lintas sektoral.”Ya termasuk dengan Pemerintah Kota Batu dan masyarakat wisata,” kata Bambang Dharma.

Suasana halal bi halal yang digelar PHRI Kota Batu.

Sementara itu Wakil Wali Kota Batu H Punjul Santoso mengaku Pemerintah Kota Batu telah memberikan apresiasi yang luar biasa. Terutama  kepada PHRI Kota Batu.

“PHRI Kota Batu telah menggelar halal bihalal  dengan mengusung tema silaturahmi bermitra memajukan kepariwisataan. Maka kami mengharapkan, seluruh stakeholder baik dari pemerintah maupun pelaku wisata dan masyarakat agar bersama – sama mensosialisasikan kepariwisataan Kota Batu ini,” pesan politisi partai PDIP itu.

Maka dari itu, Punjul Santoso berjanji untuk kedepannya, akan selalu mendukung dengan adanya wisata keluarga dan  sekolah pariwisata yang ada di Kota Batu.

“Dengan memaksimalkan Dana Desa ( DD) yang bersumber dari Pemerintah Pusat , APBN  dan Alokasi Dana Desa ( ADD ) yang sumber anggarannya dari Pemerintah Daerah Kota Batu , APBD, diharapkan selain digunakan untuk pembangunan sarana dan prasarana,juga akan dimanfaatkan untuk pengembangan desa wisata di Kota Batu,” timpalnya. (gus)