PT XL Axiata Siap Dorong Mahasiswa Jadi Pemimpin Masa Depan

1 April 2019 - 20:22 WIB
Head Of Sustainibility & Comms Service XL Axiata, Andy Satrio Yuddho, dan Head Of I0T Innovation XL Axiata, Boy Wicaksono sedang berdiskusi dengan para peserta XL Future Leaders "Youth Townhall 2019" di Universitas Brawijaya, Senin (1/4/2019).

MALANG (SurabayaPost.id) – PT XL Axiata Tbk siap mendorong mahasiswa untuk aktif menjawab persoalan sehingga bisa menjadi masa depan. Terutama melalui pengembangan kemampuan diri terkait digital.

Head of Sustainability and Communication Services PT XL Axiata Tbk, Andy Satrio Yuddho mengakui hal itu. Untuk itu kata dia, XL akan memanggil 150 mahasiswa di seluruh Indonesia.

Mereka akan digembleng untuk menjadi pemimpin masa depan. Sebab, kata dia, melalui program XL Future Leaders, perusahaan yang bergerak di bidang provider telekomunikasi itu akan mendidik 150 mahasiswa supaya siap menghadapi era industri 4.0.

“Kami menyiapkan pemimpin yang siap bekerja di manapun. Mereka akan kami siapkan dengan serius,” katanya di Kota Malang, Senin (1/4/2019).

Dijelaskan dia bila 150 mahasiswa itu akan menerima manfaat dari program XL. Setiap mahasiswa penerima manfaat dari program XL Future Leaders akan didirikan lewat workshop.

Mereka akan disiapkan selama dua tahun. Selama itu mereka akan ikut 10 kali workshop offline. “Sehingga mereka mampu bagaimana berkomunikasi, mengelola perubahan dan berpikir secara kreatif,” katanya.

Menurut dia, program XL Future Leader tahun ini merupakan program yang ke-8. Setiap tahun, program itu merekrut 150 mahasiswa dari seluruh universitas di Indonesia.

Sejak tahun 2018, program itu fokus pada pengembangan Internet of Thing. Setiap mahasiswa didorong untuk mampu menghasilkan proyek digital yang mampu menjawab persoalan di tengah masyarakat.

“Sumber kelulusan mereka adalah social innovation project, membuat program yang bermanfaat untuk masyarakat. Pertama, solusi permasalahan yang ada, kedua solusi secara digital,” jelasnya.

Salah satu proyek program digital yang mampu menjawab persoalan di tengah masyarakat adalah program penyedia layanan informasi di Museum Tsunami Aceh. Program digitalisasi informasi tersebut dibuat oleh mahasiswa Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) yang tergabung dalam XL Future Leaders.

Head of IoT Innovation and Enablement PT XL Axiata Tbk, Boy Wicaksono mengatakan, mahasiswa yang menjadi peserta XL Future Leaders juga didorong untuk memasarkan proyek yang dihasilkan. XL juga menyediakan Laboratorium Xcamp yang diharapkan mampu menjembatani mahasiswa tersebut dengan investor.

“Jika mahasiswa itu tertarik untuk mengembangkan proyeknya secara mandiri akan dimasukkan ke Lab Xcamp untuk menarik investor. Lab Xcamp adalah lab yang khusus mengembangkan produk IoT,” jelasnya. (aji)