Satgas Pamtas Sektor Barat Gelar Donor Darah kepada Warga Malaka

8 April 2019 - 13:33 WIB
Dua anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonmek 741/GN Pratu Arif Rahman dan Prada Heru saat pemeriksaan di laboratorium RSPP Betun, Minggu (07/04/2019) malam.

BETUN (SurabayaPost.id) – Anggota Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Sektor Barat Batalyon Mekanis (Yonmek) 741/Garuda Nusantara, Minggu (07/04/2019) malam donor darah kepada warga Desa Manulea Kecamatan Sasitamean Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Anggota Satgas Pamtas itu adalah Pratu Arif Rahman dan Prada Heru. Keduanya selama ini bertugas di Pos Kipur 3 Motamasin Desa Alas Selatan Kecamatan Kobalima Timur Kabupaten Malaka.

Sedangkan yang mendapat donor darah adalah Yahones Baptista Milano. Anak dari pasangan suami-istri Yusup da Santo Lonis-Laurensia Budiarti itu dikabarkan menderita penyakit anemia dan kekurangan darah O.

Yohanes Baptista Milano Lonis digendong ibu kandungnya, Laurensia Budiarti.

Atas permintaan Paulus E. Sumantri selaku opa dari Milano, Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonmek 741/GN Mayor Inf Hendra Saputra langsung memerintahkan anggotanya melalui Komandan Pos Kipur 3 Motamasin Kapten Inf Sulaiman Siregar untuk menyumbangkan darahnya yang Golongan O kepada Milano.

Milano saat itu menjalani perawatan di Rumah Sakit Penyangga Perbatasan (RSPP) Betun. Sekira pukul 21.45 wita, empat anggota Satgas Pamtas mendatangi RSPP Betun. Dua di antaranya, yakni Pratu Arif Rahman dan Prada Heru kemudian diarahkan ke laboratorium untuk menjalani pemeriksaan dokter. Oleh dokter, keduanya dinyatakan sehat dan bergolongan darah O. Sehingga, darah keduanya bisa disumbangkan kepada Milano.

Paulus E. Sumantri selaku opa dari Milano tak henti-hentinya berterimakasih kepada seluruh jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) khususnya Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonmek 741/GN yang telah membantu cucunya dengan menyumbangkan darah O
Hal senada disampaikan Laurensia Budiarti selaku ibu kandung Milano.
“Bantuan anggota Satgas Pamtas sangat berharga dan bermanfaat untuk menyelamatkan anak saya”, demikian Laurensia. (cyk)