Sutiaji-Edi Sambut Baik Festival Malang SAE

22 December 2018 - 15:17 WIB
Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji saat menghadiri Gala Dinner Festival MalangSae di Hotel Savana.
Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji saat menghadiri Gala Dinner Festival MalangSae di Hotel Savana.

MALANG  (SurabayaPost.id) – Komunitas eks relawan  Malang SAE bakal menggelar festival Malang SAE. Wali Kota Malang Sutiaji dan Wawali Sofyan Edi Jarwoko  menyambut positif rencana pagelaran tersebut.

Sambutan positif tersebut disampaikan  Wali Kota Sutiaji saat gala dinner Festival Malang SAE di Hotel Savana Malang, Jum’at  (21/12/2018). Dia mengatakan bila gagasan menggelar Festival Malang SAE itu sangat bagus.

“Ini ide bagus untuk ikut serta membangun Kota Malang yang tidak menggunakan APBD. Kami berdua Sutiaji-Edi tentunya menyampaikan banyak terima kasih,” tuturnya.

Apalagi lanjut Sutiaji, pihaknya saat ini sedang melakukan penataan. Baik itu di birokrasi maupun rencana pembangunan infrastruktur untuk lima tahun kedepan.

Makanya, lanjut dia   upaya yang dilakukan eks tim SAE ini, sangat membantu pelaksanaan pembangunan di Kota Malang. Apalagi salah satu festival nanti adalah festival banjir.

Festival ini unik, tapi memiliki makna yang sangat strategis untuk menangani problem banjir di Malang. Karena ada upaya konkrit untuk berbuat riil membangun Kota Malang.

Sementara itu, Nur Wahyudi salah satu penggagas acara ini, menyampaikan pihaknya ingin berbuat riil, dan menyampaikan kepada masyarakat bahwa eks tim sukses itu tidak selalu menyusahkan yang disukseskan. Tetapi memiliki peran penting dalam pembangunan Kota Malang.

Ia menjelaskan jika kegiatan yang digagas itu ada 4 B. sesuai dengan identitas Masyarakat Kota Malang, yakni Band, Balap, Balbalan (Sepakbola) dan Banjir.

“Sesuai dengan ciri khas masyarakat Malang adalah suka musik, suka balapan, dan suka sepakbola, biar lebih bermakna kita tambah dengan mencari solusi terkait  banjir,” tukasnya.

Festival 4 B  ini, lanjut Nur Wahyudi dilaksanakan dalam rangka memperingati hari jadi Kota Malang yang ke 105. Banyak kegiatan yang akan dilakukan dengan skala besar. Dan akan melibatkan seluruh pengusaha di Kota Malang.

“Ini kegiatan non APBD, kegiatan termasuk membuat sumur resapan di seluruh RT dan RW. Sebab  dilakukan secara mandiri dan mendapat suport dari para pengusaha,” ujarnya.

karena itu pada acara gala dinner tersebut beberapa pengusaha hadir. Mereka  secara resmi menyatakan kesediaannya untuk membantu kegiatan tersebut. (aai)