Syukuran, Perserosi Sidoarjo Berharap Punya Arena Latihan  

13 October 2019 - 10:28 WIB
Bupati Sidoarjo, H Saiful Ilah melakukan prosesi potong tumpeng di damping Ketua KONI Sidoarjo

SIDOARJO (SurabayaPost.id) – Kontingen Atlet Cabor Sepatu Roda Kabupaten Sidoarjo saat mengikuti kejuaraan Proprov VI Jawa Timur 2019 di Tuban beberapa waktu yang lalu meraih 8 medali emas. Atas keberhasilan ini, atlet Sepatu Roda Sidoarjo bersama Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Kabupaten Sidoarjo menggelar acara syukuran, Sabtu(12/10/2019) di pakir timur GOR sidoarjo.

Acara tersebut dihadiri Bupati Sidoarjo,H Saiful Ilah  didampingi Ketua DPRD sidoarjo, H.Usman,Ketua KONI Sidoarjo,M.Frangki Efendi dan Ketua Perserosi Sidoarjo, Hadi Purtanto Dan pelatih atlet. 

Pada kesempatan ini, ketua KONI Sidoarjo, M Frangki Efendi,  dalam sambutannya  mengucapkan selamat atas  keberhasilan para peserta Atlet cabor Sepatu Roda yang telah meraih 8 medali  emas.

Dia juga berterima kasih kepada semua pihak yang turut mendukung untuk tercapainya titik terang keberhasilan ini, dan begitu juga dengan pemerintah Pemkab Sidoarjo, yang sudah mendukung penuh dan Pengurus Cabor Sepatu Roda serta para atlet yang telah mempersembahkan prestasi yang cukup baik untuk Kabupaten Sidoarjo.

Disamping keberhasilan para atlet tersebut, Frengki berharap, agar Pemerintah Kabupaten Sidoarjo,  supaya lebih memperhatikan para atlet walau sebenarnya sudah cukup baik dibanding sebelumnya, “Tapi disini kita harapkan perhatian penuh untuk mendukung para atlet kita, baik dalam segi anggaran maupun motivasi,” imbuhnya.

Sementara Bupati Sidoarjo,H.Saiful Ilah, dalam sambutannya, sangat  mengapresiasi atas prestasi yang sudah diraih para atlet. ” Saya senang, dengan diadakannya acara syukuran seperti ini, jadi kita bisa lebih terbuka untuk mengembangkan serta menyumbangkan ide – ide dan masukan pada pihak Pemerintah seperti atlet Sepatu Roda ini, yang meminta tempat khusus latihan. 

Sementara itu Nadjib Marta, Ketua panitia acara Tasyakuran tersebut, mengatakan,bahwa kita ingin tempat latihan khusus dengan fasilitas yang memadai,karena di tempat arena parkir Timur GOR ini sudah tidak layak lagi,karena anak-anak kita seringkali mengalami kecelakaan di lintasan sepatu roda.Seperti contoh terjadi tabrakan dengan kendaraan motor, yang tiba-tiba masuk dalam arena lintasan.”Ini sangat berbahaya bagi keselamatan anak-anak saat melakukan latihan,”tuturnya. (try)