Vokanesia.id, Edu-tech Vokasi Pertama di Indonesia Untuk Menjawab Tantangan Pendidikan Serba Digital

20 June 2020 - 14:37 WIB
Dari kiri, Direktur utama, Ismail HP bersama Komisaris, Yasir Sani serta Pramanda Nalang Saputra (founder)

MALANG (SurabayaPost.id) – PT Vokasi Indonesia Sejahtera (VIS) menghadirkan platform edu-tech Vokanesia.id. Aplikasi pertama di Indonesia tersebut diyakini mampu menjawab tantangan pendidikan yang serba digital.

Keyakinan tersebut diungkapkan Direktur Utama PT VIS, Ismail yang diambil Komisaris PT VIS, Yasir Sani, di Malang, Selasa (20/6/2020). Menurut dia, revolusi industri 4.0 yang serba digital menyebabkan tantangan dunia pendidikan semakin kompleks.

“Kondisi semacam itu menuntut persiapan serta pemikiran sangat serius. Sebab dunia pendidikan kini dihadapkan pada suatu perubahan yang cepat dan non-linear,” jelas dia.

Untuk itulah, kata dia, platform edu-tech Vokanesia.id hadir. Diakui dia, PT VIS sebagai perusahaan teknologi yang menaungi vokanesia.id saat ini bisa dibilang sebagai perusahaan rintisan/startup edu-tech pertama di Indonesia yang fokus pada pengembangan platform pendidikan vokasi secara berjenjang dan leveling. “Itu mulai dari level pertama hingga pasca kelulusan (masuk dunia industri),” jelasnya.

Dari kiri, Direktur utama, Ismail HP bersama Komisaris, Yasir Sani serta Pramanda Nalang Saputra (founder)

Dengan platform ini menurut dia, siswa didik dapat memanfaatkan materi pembelajaran yang diinginkan langsung dari mentor-mentor yang sudah bersertifikat nasional. Mulai dari para guru, para profesional dan ahli di bidangnya masing-masing.

“Intinya, Vokanesia.id siap menjadi sarana pembelajaran bagi yang ingin belajar vokasi dari mentor terbaik di Indonesia dan luar negeri,” jelasnya.

Kemudian, tutur dia, bagi lulusan vokasi baik SMK/SMA/Poltek yang ingin fokus pada bidang bisnis dan usaha “calon enterpreneur” Vokanesia akan memberikan atau menyediakan mentor terbaik dari para pengusaha – pengusaha senior yang sukses menggeluti bisnisnya. “Oleh sebab itu ke depan kami mempersiapkan program kerja sama dengan HIPMI, APINDO atau asosiasi pengusaha lainnya,” terangnya.

Untuk mendukung semua itu, kata dia, Vokanesia dilengkapi berbagai fiture yang sudah disesuaikan kebutuhan siswa. Di antaranya fasilitas layanan marketplace khusus menyediakan layanan pembelian e-book khusus SMK yang saat ini sudah bekerjasama dengan penerbit buku PT Kuantum Buku Sejahtera (atau Quantum Book). Nantinya menurut dia, Vokanesia juga akan bekerjasama dengan Astrapedia dan penerbit lainnya.

Metodologi pembelajaran dan pelatihan dalam buku digital tersebut kata dia juga sudah terintegrasi dengan dunia industri, aplikatif dengan dunia kerja dan sangat mudah dipahami oleh siswa. E-book bisa dibaca dari laman marketplace www.vokanesia.id atau lewat aplikasi vokanesia yang sudah tersedia di apps store andoid.

Selain itu, ungkapnya, ada fiture khusus belajar daring dalam format video pembelajaran, kelas online, buku modul, virtual reality. Bahkan tersedia pelatihan offline.

Disamping itu Vokanesia juga memiliki lembaga sertifikasi profesi (LSP). Itu bekerjasama dengan Aksara Media Sejahtera (AKMES) yang bisa mengeluarkan sertifikat resmi standar SKKNI.

Ke depan, menurut dia, aplikasi vokanesia juga akan dilengkapi dengan fiture job vacancy maupun pemagangan langsung di dunia industri. Saat ini Vokanesia sudah bekerjasama dan terintegrasi dengan puluhan perusahaan nasional, multinasional. Baik itu dalam maupun luar negeri.

“Vokanesia ini juga terhubung dengan perguruan tinggi bagi yang ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi,” jelasnya.

Karena itu, tutur dia, sebagai respon terhadap program pemagangan di dunia industri sekaligus untuk menyiapkan lulusan SMK agar memiliki kesiapan kompetensi, Vokanesia juga menyiapkan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK). “Untuk LPK tersebut sesuai dengan jurusan siswa,” pungkasnya. (Lil)