Wawali Punjul Santoso Bereuni dengan Konco Lawas

31 December 2018 - 20:38 WIB
Wawali Punjul Santoso (tengah) saat bereuni dengan teman lamanya.
Wawali Punjul Santoso (tengah) saat bereuni dengan teman lamanya.

BATU (SurabayaPost.id) – Wakil Wali Kota (Wawali) Batu, Punjul Santoso bereuni dengan konco lawasnya di Resto Lembah Metro, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu. Reuni tersebut digagas owner Resto Lembah Metro, Bambang Suharto.

Dalam reuni tersebut dihadiri juga Ketua MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Batu, Endro Wahyu. Selain itu  seniman kondang dari Kota Batu, Kuboe Sarawan dan puluhan rekan – rekan lamanya yang lain.

Menurut Bambang Suharto yang acara silaturahmi dengan sahabat lamanya tersebut demi mempererat persaudaraan yang lebih inten. Selain itu supaya jalinan persaudaraan  tidak terputus.

“Kalau persaudaraan terus dibina lewat komunikasi setidaknya bisa mengingat diera tahun – tahun sebelumnya. Itu tentu banyak warna yang mengasyikkan,” seru Bambang.

Menurut seniman kondang dari Kota Batu, Koboe Sarawan, para sahabat lamanya itu  kini sudah banyak warna dalam kehidupannya.

“Ada yang berkiprah di politik,  ada yang menjadi pengusaha serta yang lain. Makanya reuni kecil – kecilan  ini sangat indah dan punya makna tersendiri,” kata seniman pelukis handal ini.

Sementara itu, Wawali  Punjul Santoso, mengaku bila hadir di reuni itu bukan  atas nama Wakil Wali Kota. Melainkan secara pribadi dan tidak ada kaitannya dengan kedinasan.

“Owner Resto Lembah Metro ini  rekan lama sejak kecil di kala duduk di bangku SD. Bambang yang menekuni usaha kulinernya sukses. Itu berarti sudah ikut andil meramaikan Kota Wisata Batu,” puji Punjul Santoso.

Untuk itu, politisi dari PDIP ini berharap agar pengembang dan pengusaha putra daerah peduli terhadap Kota Batu. Sehingga sektor wisata berkembang dan tumbuh dengan baik.

Karena itu dia mengingatkan agar tanah di wisata Kota Batu tetap dikuasai warga setempat. “Ya, biar seperti Bambang ini. Bisa buka usaha sendiri. Kota Wisata  Batu untuk kesejahteraan warga Kota Batu,” kata dia. (gus)