Walikota Sutiaji : Songsong Era Society 5.0 Dengan Bijak dan Produktif

Bertempat di MCC Kota Malang telah dilaksanakan Workshop Literasi Digital dengan mengusung tema "Solusi Menghadapi Era Society 5.0" pada Jumat (28/07/2023).
Bertempat di MCC Kota Malang telah dilaksanakan Workshop Literasi Digital dengan mengusung tema "Solusi Menghadapi Era Society 5.0" pada Jumat (28/07/2023).

MALANGKOTA (Surabaya post.id) – Bertempat di MCC Kota Malang telah dilaksanakan Workshop Literasi Digital dengan mengusung tema “Solusi Menghadapi Era Society 5.0” pada hari Jumat (28/07/2023).

Walikota Malang, Drs. H. Sutiaji berkesempatan hadir dan menyampaikan apresiasi positif atas terlaksananya kegiatan tersebut yang diinisiasi oleh Kementerian Kominfo RI yang bekerjasama dengan Lembaga Ta LIF Wan Nasyr Pengurus NU Kota Malang.

Bertempat di MCC Kota Malang telah dilaksanakan Workshop Literasi Digital dengan mengusung tema "Solusi Menghadapi Era Society 5.0" pada Jumat (28/07/2023).
Bertempat di MCC Kota Malang telah dilaksanakan Workshop Literasi Digital dengan mengusung tema “Solusi Menghadapi Era Society 5.0” pada Jumat (28/07/2023).

Dalam sambutannya, Walikota Sutiaji menyampaikan bahwa ciri society 5.0 sejatinya adalah tentang bijak dan cerdas. “Di tengah tsunami informasi yang begitu deras; kita perlu waspada dan makin bijak dalam menyaring informasi guna menghindari hoax dan kejahatan digital” ujar Sutiaji.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penguatan literasi bukan hanya tugas Diskominfo; namun juga kewajiban kita semua untuk turut mengedukasi lingkungan dan keluarga terdekat. Saring sebelum sharing juga menjadi poin utama penekanan Walikota Sutiaji kepada seluruh generasi muda dengan harapan agar kita semakin selektif dalam membagikan informasi khususnya jika pesan tersebut belum terkonfirmasi kebenarannya.

Bertempat di MCC Kota Malang telah dilaksanakan Workshop Literasi Digital dengan mengusung tema "Solusi Menghadapi Era Society 5.0" pada Jumat (28/07/2023).
Bertempat di MCC Kota Malang telah dilaksanakan Workshop Literasi Digital dengan mengusung tema “Solusi Menghadapi Era Society 5.0” pada Jumat (28/07/2023).

“Mengoptimalkan ruang digital sebagai ruang untuk membuka kesempatan mengembangkan diri, pengetahuan dan usaha sebagai bentuk aplikasi positif harus terus dilakukan” pesannya pada 100 orang peserta workshop.

Sebagai informasi, Society 5.0 adalah konsep yang memungkinkan umat manusia menggunakan ilmu pengetahuan berbasis teknologi modern seperti AI dan robot untuk memenuhi kebutuhan dan mempermudah kehidupan manusia.

Konsep Society 5.0 sejatinya tidak berbeda jauh dengan konsep sebelumnya, yakni Society 4.0. Perbedaannya terletak pada konteks yang menjadi fokus. Di mana Society 4.0 fokus pada konteks pengembangan teknologinya, sedangkan Society 5.0 lebih fokus pada konteks manusia.

Bertempat di MCC Kota Malang telah dilaksanakan Workshop Literasi Digital dengan mengusung tema "Solusi Menghadapi Era Society 5.0" pada Jumat (28/07/2023).
Bertempat di MCC Kota Malang telah dilaksanakan Workshop Literasi Digital dengan mengusung tema “Solusi Menghadapi Era Society 5.0” pada Jumat (28/07/2023).

Untuk itu, dalam menghadapi era society 5.0 penting bagi kita semua untuk membudayakan literasi digital. Pada tahun 2018, United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) mendefinisikan literasi digital sebagai kemampuan individu untuk mengakses, memahami, membuat, mengkomunikasikan, dan mengevaluasi informasi melalui teknologi digital.

Sementara, Jaringan Pegiat Literasi Digital (Japelidi) pada tahun yang sama menyebutkan literasi digital terdiri atas tiga elemen, yaitu pengetahuan, kompetensi, dan lokus personal. Pengetahuan dan kompetensi artinya individu diharapkan memahami dan mengimplementasikan konsep literasi digital, sedangkan lokus personal artinya kebutuhan literasi digital individu satu dan lainnya bisa saja berbeda.

Namun salah satu permasalahan yang dihadapi Indonesia ialah masih adanya kesenjangan atas akses informasi melalui teknologi digital, terutama bagi masyarakat yang hidup pada garis kemiskinan, tinggal di pedesaan, berusia lanjut, dan penyandang disabilitas. (HMS*)

Baca Juga:

  • Kulineran di Pasar Klojen, Walikota Wahyu Hidayat Gercep Tata Tenant dan Parkir
  • Dukung Wisata Kuliner, Wali Kota Malang Buka Event Madyopuro Mangano
  • Momen Lebaran, Wali Kota Wahyu Hidayat dan Wakil Walikota Ali Muthohirin Gelar Open House
  • Sidak di Tiga Tempat, Walikota Wahyu Hidayat Pastikan Pasokan Kebutuhan Pokok hingga BBM Tetap Aman Selama Libur lebaran
  • Walikota Wahyu Hidayat Temui Rektor UM, Bahas Perjanjian Pinjam Pakai Lahan
  • Wali Kota Malang Bersama Forkopimda Bagikan Ribuan Paket Sembako
  • Hadiri Bukber Bareng Rumah Sedekah NU, Begini Kata Walikota Wahyu Hidayat
  • Walikota Wahyu Hidayat Respon Cepat Permintaan Warga Lesanpuro
  • DPRD Siap Bahas Catatan Kritis dan Target 2025 Usai LKPJ Wali Kota Malang Diserahkan
  • Pertengahan Ramadhan, Walikota Wahyu Hidayat Pastikan Stok Cabai dan Telur Aman
  • Be the first to comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.