Wujudkan Ramadhan Inklusif, BMM Perwakilan Jawa Timur Gelar Buka Puasa Bersama Sahabat Disabilitas

Wujudkan Ramadhan Inklusif, BMM Perwakilan Jawa Timur Gelar Buka Puasa Bersama Sahabat Disabilitas
Wujudkan Ramadhan Inklusif, BMM Perwakilan Jawa Timur Gelar Buka Puasa Bersama Sahabat Disabilitas

SURABAYA (SurabayaPost.id) – Dalam upaya menyemarakkan bulan suci Ramadhan dengan semangat kepedulian tanpa batas, Baitulmaal Muamalat (BMM) perwakilan Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan buka puasa bersama puluhan penyandang disabilitas pada Kamis (12/03/2026). Mengusung tema “Buka Puasa Merangkul Berkah”, kegiatan yang berlangsung di Kantor BMM Jawa Timur ini menjadi ruang silaturahmi yang hangat dan inklusif.

Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 50 peserta yang berasal dari berbagai komunitas disabilitas di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Lebih dari sekadar seremoni rutin, agenda ini dirancang untuk memastikan bahwa kebahagiaan Ramadhan dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat tanpa hambatan fisik maupun sosial.

Acara tersebut juga turut dihadiri oleh Ronny Gunawan, M.AP selaku Perwakilan Dinas Sosial yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara yang merangkul penyandang disabilitas.

“Apresiasi sebesar-besarnya kepada Baitulmaal Muamalat Jawa Timur atas inisiatifnya untuk melaksanakan kegiatan buka bersama dan pemberian paket hantaran Lebaran bagi penyandang disabilitas ini,” ujar Ronny.

Beliau juga menambahkan bahwa langkah ini menjadi wujud semangat kepedulian terhadap disabilitas melalui program sosial dan pemberdayaan. Selain itu, beliau menambahkan bahwa berbagai program pemberdayaan yang memiliki kebermanfaatan bagi penyandang disabilitas perlu terus dikembangkan.

Senada dengan hal tersebut, Alib Bagus Suyoto selaku Kepala Perwakilan BMM Jawa Timur juga menyampaikan bahwa buka bersama dan pembagian hantaran lebaran ini bukan sekadar tentang berbagi hidangan, tetapi tentang membangun rasa persaudaraan dan memberikan ruang bagi sahabat disabilitas untuk mengekspresikan diri serta merasakan kehangatan bersama keluarga besar BMM.

Serangkaian acara tersebut diawali dengan tausiyah keagamaan yang juga diterjemahkan oleh juru bahasa isyarat dari Dinas Sosial Jawa Timur. Peserta sangat antusias menyimak dan menghayati walaupun di tengah derasnya hujan yang mengguyur. Hal ini menjadi pesan bahwa keterbatasan tidak menjadi alasan untuk mundur dalam mempelajari agama.

Melalui pelaksanaan kegiatan ini, para mustahik penyandang disabilitas berharap program ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga semakin banyak penerima manfaat yang merasakan dampaknya setiap tahun. (**).

Baca Juga:

  • CLEAN-TEXS dan BMM Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Aceh dan Sumatera
  • BMM Gelar Cek Kesehatan dan Bagi Sembako di Momen Hari Ibu
  • Dari Keterbatasan Menuju Kemandirian, BMM Jatim Latih Disabilitas Jahit Sol Sepatu
  • BMM Salurkan Bantuan untuk Penyintas Bencana di Sumatera