Apresiasi Gelaran W20, Walikota Sutiaji Harap Pengarusutamaan Gender dan Pemberdayaan Perempuan Semakin Nyata

9 March 2022 - 09:09 WIB
Walikota Malang, Drs. H. Sutiaji bersama Walikota Batu, Dewanti Rumpoko diacara Women 20 (W20)
Walikota Malang, Drs. H. Sutiaji bersama Walikota Batu, Dewanti Rumpoko diacara Women 20 (W20)

BATU (SurabayaPost.id) – Walikota Malang, Drs. H. Sutiaji, memberikan apresiasi atas terselenggaranya Women 20 atau W20 Indonesia 2022. Menurutnya gelaran yang sekaligus bertepatan dengan peringatan Women International Day ini menjadi momentum untuk mendorong pengarusutamaan gender dan pemberdayaan perempuan. Terlebih, perempuan memiliki andil dalam pembangunan ekonomi global.

“Indonesia mengangkat benar harkat dan martabat warganya. Tidak ada disparitas, diskriminasi antara laki-laki dan perempuan. Justru saat ini sudah menjadi undang-undang, amanat. Apapun keterwakilan dari perempuan itu semakin dikuatkan. Tapi itu jangan sekedar hanya ucapan, tapi harus benar-benar dikuatkan,” ucapnya saat hadir dalam kegiatan W20 Indonesia 2022 di Golden Tulip Hotel Batu, Selasa (8/3/2022). Tampak mendampingi Walikota Sutiaji, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji.

Selanjutnya, Walikota Sutiaji menjelaskan bahwa pengarus-utamaan gender dan pemberdayaan perempuan juga menjadi perhatian tersendiri bagi Pemerintah Kota Malang. Menurutnya perempuan di Kota Malang juga memiliki andil dalam menggerakkan sektor ekonomi utamanya UMKM. “Kalau Kota Malang memang ada di misi yang ketiga secara umumnya, terkait kesetaraan gender. Apalagi saat ini sebenernya gender identik dengan UMKM, kriya,” terang Walikota Sutiaji.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji mendampingi Walikota Sutiaji di acara W20
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji mendampingi Walikota Sutiaji di acara W20

Banyaknya keterlibatan perempuan dalam menggerakkan roda perekonomian turut mengundang acungan jempol dari orang nomor satu di Kota Malang itu. “Perempuan kita memang perempuan tangguh untuk membantu sektor ekonomi riil. Dalam hal ini memang ekonomi fashion; ibu berperan, kriya, UMKM – UMKM yang sifatnya produksi pasca panen yang dikendalikan oleh ibu,” tuturnya.

Tidak berhenti di situ, Walikota Sutiaji menjelaskan bahwa Pemkot Malang senantiasa melakukan berbagai penguatan dalam memberdayakan perempuan. “Banyak di kami penguatan-penguatan, menguatkan komunitas, penguatan gender kita juga semakin hari semakin meningkat,” terang Walikota Sutiaji. Ini, sambungnya, akan dilakukan pendampingan terus menerus.

Terakhir, Walikota Sutiaji berharap gelaran semacam ini dapat mendukung terwujudnya kesetaraan dan kesejahteraan gender serta penguatan inklusi ekonomi melalui UMKM.

“Harapannya akan membawa dinamika UMKM semakin bagus, yang kedua sudah tidak ada di telinga kita mendengar bahwa kaum ibu adalah kaum nomor sekian. Yang pada goalnya nanti kesejajaran dan kesetaraan itu harus dikuatkan,” tutup Walikota Sutiaji.

Sebagai informasi, gelaran W20 memiliki fokus pembahasan pada pengarusutamaan gender dan pemberdayaan perempuan dalam perkembangan ekonomi dunia. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian G20; forum internasional yang menyatukan ekonomi dunia dengan beranggotakan dari berbagai negara. Dan pada 2022 ini, Indonesia berkesempatan menjadi Presidensi G20 sekaligus tuan rumah gelaran tersebut. (lil)