Bangun Kebersamaan Lewat Halal bi Halal Versi IBU Malang

1 July 2019 - 12:27 WIB
Rektor IBU Malang Dr Nurcholis Sunuyeko MSi bersama istrinya saat halal bi halal dengan keluarga beaar civitas akademika IBU Malang

MALANG (SurabayPost.id) – Civitas akademika IKIP Budi Utomo (IBU) mempunyai versi khusus membangun kebersamaan. Itu dilakukan mereka lewat halal bi halal yang digelar Sabtu (16/6/2019) di kampus C, Jalan Citandui, Kota Malang.

Seluruh keluarga besar civitas akademika IBU Malang hadir di acara tersebut. Mulai dari istri hingga anak-anak mereka. Baik anaknya yang balita hingga yang kuliah di perguruan tinggi.

Tak hanya itu. Semua pihak yang dinilai terlibat aktif dalam kiprah IBU Malang turut diundang. Itu mulai dari Muspika, para Ketua Rukun Warga (RW) hingga Ketua Rukun Tetangga (RT).

Rektor IBU Malang Dr Nurcholis Sunuyeko MSi kala menyampaikan sambutan dalam acara halal bi halal bersama civitas akademika IBU Malang

Yang menarik dalam halal bi halal tersebut ada pembagian doorprize. Hampir seluruh keluarga besar mereka dapat doorprize tersebut.

Menurut Rektor8 IBU Malang, Dr Nurcholis Sunuyeko MSi, hal itu merupakan tradisi yang sudah dibangun selama ini. ‘’Ini demi me3mbangun kebersamaan,’ jelas dia.

Itu mengingat, lanjut pria ramah ini, ada sekitar 40 persen mahasiswa di IBU dari kalangan yang kurang mampu. Sehingga kata dia mereka perlu dididik secara bersama-sama.

Hal semacam itu menurut dia merupakan salah satu perwujudan dari nilai ke-Budi Utama-an yang menjadi misi dari IBU Malang. Yakni menanamkan nilai-nilai tersebut pada mahasiswa.

Apalagi terang dia, dalam  pengabdian yang diterapkan IBU sejak awal harus ada keberpihakan pada golongan masyarakat yang belum beruntung. Disebutkan seperti  40 persen mahasiswa IBU yang dinilai kaum kurang beruntung, yaitu anak yatim piatu dan terlantar.

Termasuk juga, kata dia, mahasiswa dari Indonesia Timur. Mereka  merupakan mahasiswa dari daerah yang masih belum maju.

Karena itu, kata dia, IBU Malang harus memiliki keberpihakan pada mereka. Sehingga, pendidikan mereka semakin maju dan mendapatkan perhatian dari dunia luar negeri.

‘’Dengan begitu, keberadaan IBU Malang ini bisa berkiprah dan memberi manfaat bagi pihak lain. Itu semua demi kemajuan bangsa dan negara,’’ pungkasnya. (lil)