Beberapa ASN Dilaporkan Positif Covid-19, Wawali: Itu Bukan Klaster Baru

26 July 2020 - 22:00 WIB
Wawali Punjul Santoso

BATU (SurabayaPost.id) – Beberapa pegawai dan staf Pemkot Batu dilaporkan positif Covid-19. Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso, Minggu (26/7/2020) menegaskan bila kasus tersebut belum bisa diklaim sebagai klaster baru di Kota Batu,

Alasannya karena belum terjadi transmisi lokal di Balaikota Among Tani. “Kasus terkonfirmasi positif yang diderita ASN maupun staf di Balaikota Among Tani itu didapat dari kontak luar,” katanya.

Itu pun, kata dia, hanya ada satu kasus. Apalagi menurutnya berawal dari staf lalu menular pada pimpinannya.

Meski begitu, ASN di lingkungan Pemkot Batu yang terpapar Covid – 19 terkesan dirahasiakan. Bahkan Punjul menampik kalau dikatakan klaster baru.

“Kami sedang melacak. Seperti di OPD saya itu masih dilacak dari mana mendapatkan itu. Hanya satu OPD yang jelas, ada satu staf kena, pimpinannya kena,” tegasnya.

Itu, tegas dia, akan ada kebiasan berbeda dari rutinitas pegawai di Balaikota Among Tani per Senin, 27 Juli 2020. Menurut politisi PDIP ini pegawai diberi jatah 2.5 jam untuk berdinas di dalam ruangan.

“Kemudian keluar untuk sekadar istirahat, lalu masuk lagi sehingga tidak penuh seperti dihari-hari biasa.Selain itu, mesin pendingin ruangan dimatikan. Sebagai gantinya, jendela yang terdapat di dalam ruangan harus dibuka agar ada sirkulasi udara,” ujarnya.

Selain itu, ujar dia, pegawai juga tidak hanya melakukan caring pada pagi hari saja. Menurutnya juga pada menjelang siang hari.

“Mulai Senin besok, maksimal di dalam gedung 2.5 jam. AC yang satu sentral, sekarang sudah dimatikan dan gantinya jendela dibuka. Balaikota Among Tani bukan klaster baru. Kalau klaster baru, dari satu orang menulari beberapa orang,” jelasnya.

Itu mengingat, jelas dia, per Minggu 26 Juli 2020 ada tiga orang sembuh dari Covid-19 di Kota Batu. Sehingga, kata dia, total warga Kota Batu yang sembuh dari Covid-19 sejumlah 133 orang.

Sebelumnya, Punjul pernah mengaku ada dua orang ASN di Pemerintah Kota Batu dilaporkan positif Covid-19. Laporan itu diterima pada Kamis (23/7/2020).

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batu, M Chori mengaku sejak adanya laporan ASN yang terkonfirmasi positif, aktivitas di Balaikota Among Tani ditutup. “Penutupan itu mulai Jumat hingga Minggu. Kantor kembali beroperasi pada Senin, 27 Juli 2020,” pungkasnya. (Gus)