MALANG (SurabayaPost.id) — Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) resmi memulai rangkaian Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba) 2026. Sebanyak 5.636 mahasiswa baru dari 38 provinsi di Indonesia dan 29 negara luar negeri mengikuti pembukaan di Helipad UMM, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Green and Clean: Tanpa Sampah, Kampus Indah, Lingkungan Terjaga” ini dibuka langsung oleh Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur, Irjen. Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si.
Dalam sambutannya, Kapolda Jatim menekankan bahwa masa kuliah adalah langkah awal untuk mempersiapkan kontribusi nyata bagi bangsa. Ia mendorong Gen 26 UMM agar tidak menjadi mahasiswa pasif, melainkan proaktif mengembangkan diri.
“Adik-adik yang hadir di sinilah yang kelak akan mengisi masa depan. Kalian yang akan mengubah kondisi bangsa ini menjadi jauh lebih baik dari sekarang,” tegas Nanang.

Ia menaruh harapan besar agar dari angkatan 2026 ini kelak lahir pemimpin-pemimpin bangsa. Mulai dari rektor, dosen, hingga pejabat publik.
Lebih lanjut, Nanang mengingatkan pentingnya prinsip keberlanjutan. Menurutnya, pendidikan sejati tidak cukup hanya mencetak intelektual dengan nilai akademik tinggi.
“Sistem pendidikan harus menciptakan sumber daya manusia solutif yang bisa menerjemahkan ilmunya menjadi tindakan aplikatif. Mahasiswa baru bukan hanya peserta pengenalan kampus, melainkan generasi yang kelak memiliki tanggung jawab besar terhadap masyarakat dan bangsa,” ujarnya.
“Perubahan itu butuh keberanian untuk terus belajar, berkembang, dan memberi manfaat,” tambahnya.
Ditempat yang sama, Rektor UMM, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, S.E., M.Si., menegaskan tema lingkungan dipilih agar mahasiswa baru menjadi motor penggerak masa depan bangsa yang tangguh dan tidak mudah menyerah.

“Kalian harus penuh tanggung jawab dalam tindakan dan keputusan. Mulai hari ini, jadilah duta budaya bersih lingkungan untuk menjaga kelestarian bumi,” pesannya.
Ia juga mengarahkan mahasiswa untuk menghormati kode etik akademik dan aktif berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan selama masa studi.
Komitmen lingkungan langsung diaplikasikan sejak hari pertama Pesmaba. Seluruh mahasiswa baru diwajibkan membawa kotak bekal dan botol minum pribadi untuk menekan limbah plastik sekali pakai.
Tak hanya itu, para mahasiswa juga diajak memilah sampah organik untuk diolah menjadi cairan eco-enzyme. Rencananya, cairan tersebut akan dituangkan ke aliran Sungai Brantas saat puncak acara Student Day sebagai bentuk aksi nyata pelestarian alam.
Pesmaba UMM 2026 berlangsung hingga 11 September 2026. Melalui penguatan nilai interaksi sosial dan kepedulian ekosistem, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang pembentukan karakter dan menumbuhkan budaya kampus yang berkelanjutan. (lil).
