Dishub : Kami Siap Evaluasi Penataan Parkir Alun-Alun

13 March 2019 - 08:45 WIB

GRESIK (SurabayaPost.id)–Ada satu kado istimewa yang diberikan Bupati Dr Sambari Halim Radianto dan Wakil Bupati Dr Mohammad Qosim, untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke 532 Kota Gresik yang jatuh pada 9 Maret 2019. Kado istimewa itu, adalah diresmikannya penggunaan Alun-Alun Kota Gresik dengan konsep dan wajah barunya, Sabtu (9/3) sore.

Sedangkan kado-kado lain  yang dipersembahkan duet harmonis Sambari – Qosim, selama hampir 10 tahun memerintah di Kabupaten Gresik antara lain peresmian Puskesmas Alun-Alun di Jalan Pahlawan Gresik, Tugu Keris Sumelang Gandring di Perempatan Sentolang, Gedung Mall Pelayanan Publik di komplek kantor Bupati Gresik.

Saat meresmikan alun alun kota, Bupati Sambari yang didampingi Wabup Qosim menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Masjid Jami’ Gresik yang telah memberi bantuan berupa masukan sehingga pembangunan alun alun bisa sesuai harapan. Namun disisi lain, bupati juga memnyadari kalau alun-alun masih perlu penyempurnaan dan menambahi beberapa fasilitas lain agar lebih bagus. Di antaranya dengan menambah relief-relief, mengisi relung-relung yang kosong dengan kaligrafi, membangun pagar-pagar pendek untuk melindungi rumput yang ditanam. Juga akan dibangun jalan husus untuk pengunjung difabel.

Disisi lain, bupati meminta kepada seluruh pengunjung dan masyarakat Gresik untuk menjaga kebersihan dan keberadaan alun-alun dengan melarang Pedagang Kaki Lima (PKL) masuk alun-alun. Sebaliknya, para PKL diberi tempat di luar sekitar alun-alun. Pembagiannya, PKL lama ditempatkan di jalan sebelah Timur dan Utara Alun alun. Sedangkan PKL binaan yang mendapat rombong gratis dari perusahaan, ditempatkan di sebelah selatan tepatnya di pendopo rumah dinas bupati.

Untuk menjaga keamanan dan ketertiban alun-alun, kami akan mengerahkan 30 orang anggota Dinas Perhubungan dan 40 anggota Satpol PP Gresik. Mereka
didampingi tenaga kesehatan, akan menjaga alun alun setiap harinya,” ujar Sekretaris Daerah Pemkab Gresik Andhy Hendro Wijaya yang mendampingi Bupati
Sambari.

Petugas dari Dinas Perhubungan Gresik saat berada di sekitar Alun-Alun Gresik usai diresmikan penggunannya oleh Bupati Gresik Sambari Halim Radianto

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan Pemkab Gresik Agustin Halomoan Sinaga menegaskan, pihaknya akan mendukung langkah Pemkab Gresik dalam menjaga kebersihan, ketertiban dan kenyamanan pengunjung saat berada di alun alun kota. “Sesuai perintah pak Sekda, setiap harinya kita akan mengirim 30 petugas Dishub, untuk ditempatkan di alun alun secara bergantian,” ujar Agustin Halomoan Sinaga.

Selain menjaga kenyamanan pengunjung selama di dalam arena alun alun, petugas Dishub, ujar Agustin, juga akan ditempatkan di sekitar alun alun. Tugas
mereka adalah untuk mengatur arus lalu lintas dam penataan parkir. Sebab bisa dipastikan, sejak dibuka untuk umum arus lalu lintas di sekitar alun alun terutama di malam hari, selalu ramai bahkan cenderung macet. Untuk itulah, petugas Dishub sangat dibutuhkan di sana.untuk mengurai agar tidak terjadi kemacetan di sekitar alun alun.

Dinas Perhubungan, ujar Agustin, juga akan mengevaluasi penataan parkir kendaraan baik roda dua maupun mobil dan semi bis yang biasa dipakai rombongan.

Evaluasi ini diperlukan, agar nantinya masyarakat yang datang ke alun alun merasa nyaman. Baik selama di arena alun alun, maupun saat datang atau pergi dengan kendaraannya.

“Kita juga akan mengevaluasi, kapan saat puncak kedatangan masyarakat ke alun alun. Kemudian juga mengevaluasi lokasi tempat parkir, baik motor, mobil
maupun bis bis kecil. Mengingat letak alun alun dikelilingi jalan, serta berada di tengah tengah kawasan padat hunian. Di situ ada rumah dinas bupati, Masjid

Jamik, Gedung DPRD, perkantoran OPD Pemkab Gresik dan permukiman warga. Ini sangat penting, agar masyrarakat yang ke alun alun merasa nyaman, warga
setempat juga tidak terganggu dengan kendaraan yang diparkir,” tambah mantan Sekretaris Dinas Satpol PP.

Hasil evaluasi itu, akan diserahkan ke Pemkab Gresik untuk kemudian dibahas bersama instansi terkait lainnya. Diharapkan hasil evaluasi itu bisa segera

diterapkan, agar bisa dirasakan seluruh masyarakat Gresik dan pengunjung Alun alun. Sebab diyakiini, sejak diresmikan Sabtu (9/3) lalu, keberadaan wajah baru

Alun alun Kota Gresik kini sudah viral di sejumlah media sosial. “Dari hasil sebagian evaluasi kami di alun-alun, ada sejumlah keluarga dari Surabaya dan Lamongan yang khusus datang ke Gresik hanya untuk melihat langsung

Alun alun kota Gresik setelah mereka mengetahuinya dari sejumlah media sosial dan postingan di dunia maya,” kata Sekretaris Dinas Perhubungan Agustin
Halomoan Sinaga. (adv)