DPRD Kota Malang: Kesiapan Infrastruktur Jadi Prioritas Utama Sebelum Jadi Kota Metropolitan

Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Muhammad Anas Muttaqin. (ist)
Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Muhammad Anas Muttaqin. (ist)

MALANGKOTA (SurabayaPost.id) – Komisi C DPRD Kota Malang mengingatkan kesiapan infrastruktur sebelum Kota Malang menyandang status Kota Metropolitan. Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, M Anas Muttaqin, memandang bahwa usulan status Kota Metropolitan harus disambut dengan optimisme, namun harus diimbangi dengan kesiapan infrastruktur, pelayanan publik, dan transportasi umum.

“Kota Metropolitan harus memiliki infrastruktur yang kuat, termasuk kualitas jalan, kelancaran lalu lintas, sistem drainase, dan transportasi publik yang memadai,” kata Anas. Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kota Malang tidak harus bergantung pada APBD untuk mengembangkan infrastruktur, namun bisa menggunakan skema lain seperti CSR.

Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Muhammad Anas Muttaqin. (ist)
Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Muhammad Anas Muttaqin. (ist)

Anas juga menyoroti isu-isu yang menjadi sorotan publik seperti kemacetan, banjir, dan kawasan padat permukiman, dan menekankan pentingnya memperbaiki tata ruang dan pemerataan pembangunan.

“Penataan tata kota adalah yang paling mendesak. Pemerataan pembangunan belum sepenuhnya merata. Masih banyak wilayah di pinggiran kota yang perlu perhatian agar pertumbuhan Kota Malang lebih seimbang,” katanya. (lil).

Baca Juga:

  • Soroti Pengangguran, DPRD Kota Malang Minta APBD 2027 Tepat Sasaran
  • Dukung Instruksi Presiden PKS Bantu Korban Karhutla, Anggota DPRD Kota Malang Rendra Masdrajad Safaat: Jabatan Adalah Amanah
  • Kualitas Jalan Perbatasan Malang Raya Tak Seragam, Komisi C DPRD Kota Malang Dorong Sinergi Pemkot-Pemkab
  • Buntut Kekerasan di SMPN 18 Viral, DPRD Kota Malang Sepakat Kepsek Digembleng ala Militer