Generasi Milenial Biadab, Tega Gorok Ibu Kandung Hingga Tewas

10 March 2019 - 18:38 WIB

GRESIK (SurabayaPost.id)–Roziqin bisa dikatakan masuk dalam generasi milenial karena lahir di tahun 90-an yang kini masih berumur 27 tahun. Namun generasi milenial asal Desa Madumulyorejo RT03 RW01, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik ini termasuk generasi milenial biadab, karena tega menggorok Ranis (65) ibu kandungnya sendiri hingga tewas dengan sebilah celurit di ruang tamu rumahnya, Minggu (10/03).

Ia mengaku tega menggorok ibu kandungnya hanya gara-gara dimarahi karena tidak mau mengantarkan makanan ke masjid. Usai membunuh ibunya, pelaku sempat bersembunyi di rumah keluarganya yang terletak di samping rumah korban. Tak lama kemudian, salah seorang anggota Polsek Dukun yang tinggal di desa setempat bergegas datang dan mengamankan pelaku.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro mengatakan, pihaknya telah mengamankan pelaku setelah dilapori oleh istri kepala desa setempat. “Kejadiannya sekitar pukul 10.00 WIB. Pelaku berhasil diamankan oleh anggota Babinkamtibmas kami,” ujar Wahyu Sri Bintoro saat tiba di lokasi kejadian.

Wahyu menjelaskan, dari hasil olah TKP ditemukan adanya luka mengangah pada leher korban, yang diindikasi bekas bacokan clurit. “Jasad korban akan kita bawa ke rumah sakit umum untuk dilakukan visum,” ungkap Mantan Kapolres Bojonegoro ini.

Di hadapan petugas dan wartawan, pelaku mengaku tidak merasa menyesal sedikit pun usai membunuh ibunya. Dengan suara lantang, dia pun menyebut semua orang pasti akan mati tak terkecuali ibunya sendiri.

“Lebih baik saya membunuh ibu saya sendiri dari pada membunuh tetangga saya. Salah dia sendiri kenapa pagi-pagi saya dimarahi. Kuping saya panas dan akhirnya saya gorok lehernya saja,” ucap Roziqin.

Pemuda yang hanya tamat SD ini berkata sudah merencanakan aksi pembunuhan tersebut. Sebelumnya, dia sempat mengasah cluritnya untuk selanjutnya dipakai menggorok leher ibunya.

“Cukup satu kali saya gorok lehernya langsung meninggal dunia. Dulu saya pernah mendalami ilmu tenaga dalam. Mungkin ada yang merasuki tubuh saya untuk membunuh ibu saya,” kata Roziqin.