Mitra Gojek di Malang Diberi Pelatihan Anti Kekerasan Seksual

Mitra Gojek di wilayah Malang, Jawa Timur, mendapatkan pelatihan dan edukasi terkait antikekerasan seksual melalui bengkel belajar mitra (BBM) kolaborasi dengan berbagai pihak. (ist)
Mitra Gojek di wilayah Malang, Jawa Timur, mendapatkan pelatihan dan edukasi terkait antikekerasan seksual melalui bengkel belajar mitra (BBM) kolaborasi dengan berbagai pihak. (ist)

MALANG (SurabayaPost.id) – Mitra Gojek di wilayah Malang, Jawa Timur, mendapatkan pelatihan dan edukasi terkait antikekerasan seksual melalui bengkel belajar mitra (BBM) kolaborasi dengan berbagai pihak.

Hal ini menunjukan perusahaan transportasi ini sebagai agen pelopor dalam menciptakan ruang aman di publik. Pelatihan ini telah diikuti ratus ribuan mitra driver baik secara tatap muka maupun daring.

Irvan Yonas, District Head Gojek Malang menjelaskan jika kekerasan dan pelecehan seksual menjadi perhatian serius bagi perusahaan transportasi ini. Gojek tidak mentolerir dan akan menindak tegas segala bentuk kekerasan seksual yang mengancam keamanan serta kenyamanan terhadap mitra driver maupun pelanggannya. Lewat pelatihan ini, mitra Gojek tak hanya diharapkan dapat menjadi pelopor dalam menciptakan ruang publik yang aman.

Mitra Gojek di wilayah Malang, Jawa Timur, mendapatkan pelatihan dan edukasi terkait antikekerasan seksual melalui bengkel belajar mitra (BBM) kolaborasi dengan berbagai pihak. (ist)
Mitra Gojek di wilayah Malang, Jawa Timur, mendapatkan pelatihan dan edukasi terkait antikekerasan seksual melalui bengkel belajar mitra (BBM) kolaborasi dengan berbagai pihak. (ist)

“Kami harapkan melalui pelatihan ini, semuanya terhindar dari kekerasan seksual. Namun kami juga akan menjadi pihak yang paling aktif membantu korban apabila melihat kasus tersebut,” ungkap Irvan Yonas, Selasa (10/10/2023).

Selain itu, seiring hadirnya Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual Nomor 12 Tahun 2022 (UU TPKS) sebagai payung hukum dari penanganan kasus kekerasan seksual di Indonesia. Gojek juga turut memperdalam modul pelatihan offline maupun online dalam bentuk Tips Pintar di aplikasi GoPartner yang dapat digunakan mitra driver agar sesuai dengan konteks hukum.

Modul ini merupakan hasil kerja sama dan konsultasi Gojek bersama para partner menghasilkan sebuah tips yang mampu merangkum seluruh materi dengan cara yang mudah diingat para mitra driver yaitu S.I.U.L dan B.A.N.T.U.

Mitra Gojek di wilayah Malang, Jawa Timur, mendapatkan pelatihan dan edukasi terkait antikekerasan seksual melalui bengkel belajar mitra (BBM) kolaborasi dengan berbagai pihak. (ist)
Mitra Gojek di wilayah Malang, Jawa Timur, mendapatkan pelatihan dan edukasi terkait antikekerasan seksual melalui bengkel belajar mitra (BBM) kolaborasi dengan berbagai pihak. (ist)

Sebagai partner strategis untuk pelatihan anti-kekerasan seksual sejak 2020, Program Director DEMAND Anindya Restuviani menjelaskan hadirnya UU TKPS nomor 12 tahun 2022 memberikan jaminan perlindungan bagi korban kekerasan seksual. Sekaligus mendorong perlunya edukasi lebih luas mengenai bentuk-bentuk tindak pidana kekerasan seksual dengan melibatkan berbagai pihak untuk menciptakan Indonesia bebas dari kekerasan seksual.

Gojek konsisten menciptakan budaya #AmanBersamaGojek ke dalam ekosistemnya untuk memberikan ruang aman kepada mitra driver maupun pelanggan. Lewat pelatihan tatap muka yang dilakukan rutin dan modul yang terus dikembangkan, diharapkan tidak hanya meningkatkan kesadaran para mitra driver namun juga bermanfaat bagi masyarakat.

Di Surabaya, pelatihan ini difasilitasi oleh organisasi nirlaba Di Jalan Aman Tanpa Pelecehan (DEMAND) bagian dari Koalisi Ruang Publik Aman dan Komunitas Savy Amira untuk menentukan standar pelayanan, memberikan materi pelatihan dan pengenalan jenis kekerasan seksual. (*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.