Pascasarjana Raih Akreditasi B, Pemain Arema FC “Serbu” IBU

9 May 2019 - 00:41 WIB
Rektor IBU Malang Dr Nurcholis Sunuyeko MSi saat memberikan sambutan dalam acara syukuran atas diraihnya akreditasi B untuk program pascasarjana IBU.
Rektor IBU Malang Dr Nurcholis Sunuyeko MSi saat memberikan sambutan dalam acara syukuran atas diraihnya akreditasi B untuk program pascasarjana IBU.

MALANG  (SurabayaPost.id) – Civitas akademika IKIP Budi Utomo  (IBU) Malang menggelar syukuran, Rabu (8/5/2019). Pasalnya, program pascasarjana IBU meraih akreditasi B. 

Syukuran tersebut dipimpin langsung Rektor IBU Malang, Dr H Nurcholis Sunuyeko MSi. Dia juga didampingi Direktur Program Pascasarjana IBU Malang, Dr Sya’ban Rosyidi, Kepala Pusat Kerjasama dan Humas IBU Malang  serta para pejabat IBU lainnya.

Menurut Rektor IBU Malang Dr Nurcholis Sunuyeko MSi, raihan akreditasi B itu patut disyukuri. “Sebab akreditasi itu sama dengan yang diraih lembaga IBU Malang,” kata dia.  

Untuk itu, dia berterima kasih pada Direktur Program Pascasarjana IBU Malang, Dr Sya’ban Rosyidi dan para pejabat IBU yang terlibat di dalamnya. Sebab menurut dia, perjuangan dan kerja keras mereka membuahkan hasil yang membanggakan.

Makanya, dia berharap pada masa yang akan datang akreditasi program pascasarjana itu meningkat lagi. Sehingga program pascasarjana dan  IBU secara kelembagaannya  bisa berakreditasi A.  

Rektor yang akrab disapa Yai ini optimistis akreditasi A itu bisa dicapai.  Sebab, IBU semakin mendapat dukungan dan kepercayaan dari masyarakat.

Sebagai bukti, dia menyebutkan banyaknya pemain Arema FC yang tertarik melanjutkan studinya di kampus Biru ini. Bahkan untuk tahun ajaran 2019 ini ada empat pemain tim berjuluk Singo Edan itu yang sudah memastikan diri menjadi mahasiswa IBU Malang.

Di antara mereka adalah Muhammad Rafli,  Kurniawan Kartika Aji, Hanif Abdur Rauf Sjahbandi dan David Setiawan.

“Khusus David Setiawan  ini istimewa. Sebab dia mengambil program pascasarjana Olahraga di kampus IBU. Sedangkan tiga pemain lainnya mengambil program S1,” kata Yai Nurcholis Sunuyeko yang diamini Sya’ban Rosyidi.

Sementara itu, Direktur Pascasarjana IBU, Dr Sya’ban Rosyidi mengaku lega. Sebab, Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi  (BAN PT) memberi nilai B.

Meski begitu dia mengaku masih belum puas. Dia berjanji akan terus berusaha untuk meningkatkan kualitas pascasarjana IBU.

Bahkan dia berencana untuk membuka program studi baru. “Program studi itu masih kami rancang untuk diajukan ke Kemenristekdikti,” kata dia tanpa menyebut nama program studi yang akan dibuka. (lil)