Pegang Kartu Tani Masih Susah Peroleh Pupuk Bersubsidi

21 September 2020 - 15:59 WIB
Dr Sri Untari Bisowarno MAP

MALANG (SurabayaPost.id) – Meski memegang Kartu Tani tak jamin mudah memperoleh pupuk bersubsidi. Buktinya petani di kawasan Pakisaji, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Mereka merupakan pemegang Kartu Tani. Namun, selama ini mereka justru kesulitan memperoleh pupuk bersubsidi dari pemerintah itu.

Hal itu diakui anggota Komisi E, DPRD Provinsi Jawa Timur, Dr Sri Untari Bisowarno MAP. Dia mengaku saat melakukan Reses beberapa waktu yang lalu, para petani pemegang Kartu Tani justeru susah mendapatkan pupuk.

Memurut dia, sejak adanya Kartu Tani, para petani kesulitan mencari pupuk. Karena sekarang sudah tidak bisa lagi beli pupuk eceran dengan cara tunai, sementara kebutuhan pupuk sangat mendesak.

“Jadi semuanya harus lewat Kartu Tani. Padahal, di Pakisaji belum satupun petani mendapatkan Kartu Tani. Informasi yang saya dapatkan jumlah petani mencapai 13,9 juta orang. Sementara kartu tani baru dibuat sebanyak 9,3 dan yang sudah terdistribusi 6,7 juta yang sudah bisa dipakai baru 1,2 juta saja,” tukasnya.

Lebih lanjut, disampaikan Sri Untari, jika peroslan ini tidak segera dicarikan solusi akan ada masalah dikemudian hari. Apalagi pupuk merupakan kebutuhan dasar para petani.

“Seharusnya Pemerintah melalui Menteri Pertanian segera mengkonsolidasikan persoalan ini agar para petani tidak kesulitan mendapatkan pupuk,”ujar Sri Untari.

Apalagi barang seringkali langka, belinya harus pakai Kartu Tani. Terkadang muncul persoalan baru Kartu Tani digesek uangnya tidak bisa keluar.

“Ini menjadi keluhan-keluhan para petani. Mereka minta tolong saya untuk bisa mencarikan jalan solusinya. Maka saya akan koordinasikan dengan komisi yakni komisi B dan juga nanti koordinasi dengan DPR RI di sektor ini,”pungkasnya. (aii)