Pelaksanaan PPKM Skala Mikro di Kota Batu Ditinjau Tim Penilai

22 February 2021 - 18:17 WIB
Tm penilai posko PPKM bersama Wawali dan Kapolres Batu

0BATU (SurabayaPost.id) – Tim penilai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sekala mikro tingkat Kodam melaksanakan peninjauan. Yang ditinjau adalah  posko PPKM di Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu, Senin (22/2/2021).

Peninjauan tim penilai tersebut, dilakukan Letkol Inf Budi Santoso SPd bersama Dandim O818 Malang, Batu dan Kapolres, serta Wakil Wali Kota Batu bersama  beberapa Kepala OPD Pemkot Batu yang terkait.

Menurut tim penilai Letkol Inf Budi Santoso Spd, Panbadya Wanwil Sterdam V / Brw, tim Kodam melaksanakan peninjauan pelaksanaan PPKM mikro yang sudah berjalan sekitar dua pekan.

“Terutama di Kota Batu.Saya mengucapkan terimakasih kepada Wawali Kota Batu, Dandim 0818,dan Kapolres yang telah memberi kesempatan dari tim Kodam V Brawijaya untuk melihat kondisi nyata,” katanya.

Damdim 0818 Malang , Batu bersam Kapolres Batu , berjalan menuju ke posko PPKM Kota Batu

Itu, kata dia,terutama di Kelurahan Songgokerto,Kota Batu ini.Menurutnya apa yang dilakukan bisa menjadi teladan atau contoh bagi pos – pos PPKM mikro ditempat lain.

“Ini merupakan upaya kita agar semua untuk bersama – sama menekan lajunya Covid – 19. Semoga semuanya gairah, khususnya di Kota Batu ini segera kembali normal dan masyarakatnya sehat,serta segera dapat beraktifitas seperti sedia kala sebelum adanya Covid-19,” harapnya, sembari mengaku terkait giat tersebut untuk di Jawa Timur, Desa dan Kelurahan, sudah rampung semuanya.

Pada kesempatan itu, Damdim 0818 Kabupaten Malang,Batu, Letkol Inf Yusub Dody Sandra, menambahkan jika semua itu  dalam rangka pengecekan langsung untuk pelaksanaan PPKM di  wilayah Kota Batu. “Terutama disini, di Kelurahan Songgokerto,” katanya.

Dan itu, kata dia, menjadi pioner di Kota Batu, yang menurutnya jadi percontohan karena adanya posko PPKM mikro tersebut.

“Kita bisa menekan angka covid – 19, terkait penurunan tingkat kematian dan disini juga ada posko – posko yang dibentuk dalam artian ada seksi – seksi  pencegahan dan penanganan, serta pembinaan,” terangnya.

Itu, terang dia, pendukungnya sudah berjalan dengan dan maksimal. Apalagi, lanjut dia, utamanya seluruh warga telah mendukung semuanya.

“Disini ada keguyuban dan ada untuk lumbung pangan yang bisa dijadikan contoh untuk yang lain. Disini kreatif dan disini bisa menaruh sembako juga. Siapa yang membutuhkan bisa mengambil secara gratis,” paparnya.

Oleh karena itu, papar dia,bagi siapa saja yang punya rezeki, Yusub mempersilahkan menempatkannya kebutuhan bahan pokok masyarakat seikhlasnya.

Diwaktu yang sama Kapolres Batu AKBP Catur C Wibowo SIK MH mengaku bahwa ini sebagai wujud nyata kolaborasi dari semua instansi yang terkait.

“Kegiatan ini dari Kodam berkaitan dengan PPKM. Dari Kodam  ada penilain dan kami membantu bagaimana sinergitas di lapangan. Ini adalah suatu sinergitas dan tidak ada stakeholder yang bisa bekerja sendiri. Seperti arahan dari pimpinan,  kerjasama koordinasi kolaborasi,” tegasnya.

Dan inilah, tegas dia, sebagai wujud kolaborasi dari semua instansi yang terkait.

“Berkomitmen ikut bekerjasama serta mensuport mensukseskan sampai tingkat mikro, RT dan RW,” timpalnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso, mengaku pemerintah daerah Kota Batu, telah memberikan apresiasi.

“Terutama kepada Kodam yang hari ini berinisiasi untuk meninjau dan melihat langsung di masing – masing wilayah. Ada dua Kodim yang dinilai,kebetulan untuk wilayah Kodim di Korem hanya ada tiga wilayah.Kota Malang dan Kabupaten serta Kota Batu,” katanya.

Dan ini, kata dia, adalah memberikan penyemangat kepada pemerintah daerah seperti yang disampaikan dari Kodam.

“Oleh Pak Budi, untuk mengurangi laju covid – 19 , dan ini sangat efektik sekali. Dengan bergotong royong bersinergi antara stakeholder yang ada,” pungkasnya. (Gus)