Pemkot Batu Segera Luncurkan Aplikasi PSC

30 August 2021 - 16:47 WIB

BATU ( SurabayaPost.id ) – Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan dan Sumberdaya Kesehatan Kota Batu, Dokter Icang Sarrazin, Senin (30/8/2021) melibatkan puluhan anggota PMI paparkan aplikasi Publik Safety Center (PSC) Kota Batu,dalam penanganan kedaruratan medis di Markas PMI,Kota Batu.

Menurut Icang,aplikasi PSC yang dimaksud,bakal segera dilaunching guna mempercepat pelayanan terhadap masyarakat.

” Aplikasi yang diberi nama PSC 119 Kota Batu ini,akan berguna untuk penangganan kedaruratan medis. Yang kedua kasus kecelakaan, disitu kami bisa melakukan panggilan yang pertama biasa responnya mobil ambulan,” katanya.

Lantas, yang ketiga, kasus Covid-19, yang menjadi titik fokus utama.Dengan begitu, Icang meyakini aplikasi PSC 119 nantinya, bakal bisa berkembang sesuai tuntutan atau kebutuhan masyarakat.

” Misalnya seperti terjadinya kebakaran,bisa diinformasikan.Saat ini kita masih melakukan tahapan sosialisasi, dan untuk launching akan dilakukan diatas tanggal 17 September 2021 mendatang,”ungkapnya.

Itu, ungkap dia,untuk saat ini menurutnya sedang melakukan uji coba aplikasi.

” Mungkin bisa dilakukan perbaikan kanan kiri. Dalam seminggu ini kita lakukan uji coba, seperti tadi menu bisa kita tambahi seperti menu konsultasi. Jadi PSC Kota Batu sistemnya adalah sebagai kordinator dari semua keluhan ini,” terangnya.

Selanjutnya, terang Icang yang notabene sebagai dokter isoter di Kota Batu ini, mekanismenya setiap laporan masyarakat yang masuk, akan selalu mendapatkan respon dari admin atau operator aplikasi. 

“Sebab, dari aplikasi tersebut akan ada suara semacam sirine apabila laporan yang masuk belum direspon oleh petugasnya,” ujarnya. 

Jadi, ujar dia, nantinya akan ada bunyi jika belum ditanggapi,

selanjutnya,bunyi -bunyi tersebut,  akan berhenti jika sudah ditanggapi operator.

“Nanti akan ketahuan mana yang belum ditanggapi atau yang direspon aplikasi PSC 119 tersebut,”jelasnya.

Dengan demikian,pihaknya berpesan kepada masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan.

“Terutama mengunakan masker dan tidak berkerumun.Meski, disatu sisi kasus covid di Kota Batu sudah melandai,” timpalnya (gus)