Ponpes Bahrul Maghfiroh Jadi Laboratorium IKIP Budi Utomo Malang

16 May 2019 - 22:36 WIB
Rektor IBU Malang Dr Nurcholis Sunuyeko MSi (tiga dari kanan) dan KH Prof Dr M Bisri (empat dari kanan) bersama pengurus Ponpes Bahrul Maghfiroh usai melakukan kesepakatan di Ponpes Bahrul Maghfiroh.

MALANG  (SurabayaPost.id) – Ponpes Bahrul Maghfiroh disepakati menjadi laboratorium IKIP Budi Utomo  (IBU) Malang. Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan kerjasama (MoU) di Ponpes tersebut, Kamis (16/5/2019).

Pihak Ponpes Bahrul Maghfiroh dalam MoU itu diwakili langsung sang pengasuh KH Prof Dr M Bisri. Sedangkan dari IBU adalah Rektor Dr Nurcholis Sunuyeko MSi.

Pada kesempatan Pengasuh Ponpes Bahrul Maghfiroh, KH  Prof Dr M Bisri mengaku bangga bisa kerjasama dengan IBU Malang. Sebab menurut mantan Rektor Universitas Brawijaya Malang ini, di Malang satu-satunya Institut Kependidikan dan Ilmu Pendidikan saat ini hanya IKIP Budi Utomo.

Para santri Ponpes Bahrul Maghfiroh saat menyaksikan kesepakatan kerja sama antara Ponpes Bahrul Maghfiroh dengan IBU Malang

“Makanya kami senang bisa bekerjasama dengan IKIP Budi Utomo Malang. Kami siap menerima model pembelajaran yang akan diterapkan IKIP Budi Utomo ini di Ponpes kami,” kata kakak dari almarhum KH Gus Lukmanulhakeem  ini.

Apalagi, terang dia, model pembelajaran yang akan diterapkan IBU Malang itu berbasis teknologi. Menurut dia, itu sangat tepat untuk menyiapkan kader-kader calon pemimpin di era revolusi industri 4.0 ini.

Sementara itu, Rektor IBU Malang Dr Nurcholis Sunuyeko MSi juga mengaku bangga bisa bekerja sama dengan Ponpes Bahrul Maghfiroh. Sebab, Ponpes yang diasuh KH Prof Dr M Bisri itu bersedia menjadi laboratorium IBU Malang.

“Dalam prakteknya nanti kami akan melaksanakan tiga misi perguruan tinggi. Itu berkaitan dengan  akademik, riset dan pengabdian masyarakat,” papar dia.

Karena itu dia berharap penerapan tiga misi di Ponpes Bahrul Maghfiroh ini bisa memberikan  manfaat yang sebesar-besarnya. Sehingga bisa berkembang dan maju bersama. (lil)