Resto Sri Dewi Sajikan Menu Baru, Kopi Londo Asli Batu

19 January 2019 - 19:09 WIB
Saiful Islam peracik kopi di Cafe Sri Dewi, Kota Batu.
Saiful Islam peracik kopi di Cafe Sri Dewi, Kota Batu.

BATU (SurabayaPost.id) – Resto  Sri Dewi di Kota Batu menyajikan  menu baru, khas Kota Wisata Batu. Menurut baru itu adalah kopi Londo asli Batu.

Tentu menu baru itu sangat cocok buat pecinta dan penghobi minuman kopi. Apalagi, menurut owner Resto Sri Dewi, Endro Wahyu,  ada 10 jenis varian kopi yang bisa dinikmati.

“Minuman kopi dengan puluhan varian itu akan memberi warna tersendiri.  Sebab, memiliki rasa yang berbeda,” kata Endro Wahyu jelang launching kopi Londo Asli Batu, Sabtu (19/1/2019).

Dijelaskan Endro Wahyu yang juga Ketua PP Kota Batu ini, bila Resto Sri Dewi tertarik menyajikan kopi spesial itu karena memiliki nilai sejarah. Itu mengingat, hasil kopi asli Kota Batu tiap tahunnya mencapai sekitar 150 ton. Hasil kopi itu tersebar di berbagai penjuru tanah air.

Kopi jenis Arabika tersebut, kata dia, merupakan hasil tanaman  di beberapa daerah. Disebutkan seperti di Desa Pesanggrahan seluas 13 hektar, Kelurahan Songgokerto sekitar  6 hektar, Desa Sumbergondo 15 hektar, dan Desa Bulukerto mencapai 8 hektar.

Itu karena, lanjut pria, yang akrab disapa Endro ini, Kota Batu memiliki ketinggian yang ideal untuk menanam kopi. Khususnya kopi arabika.

“Pada era kolonial, sebelum buah apel menjadi legenda di Kota Batu, kopi merupakan tanaman yang dibudidayakan di Kota Batu kala itu. Adalah  seorang tuan tanah Belanda yang bernama Van Der Man yang menanam kopi di lereng Gunung Panderman,” ungkapnya.

Maka tak heran terkait sejarah tanaman kopi yang ada di Kota Batu, telah menjadi familiar kala zaman Londo. Berdasarkan sejarah tersebut, Endro Cafe Kopi Sri Dewi bakal menjadi pengingat para pecandu kopi.

Untuk itu, Hendro memercayakan usaha barunya itu kepada salah satu peracik kopi handal sekaligus pecandu kopi yang sudah puluhan tahun. Dia adalah Saiful Islam.

Dia sudah menjadi penikmat dan peracik kopi sejak tahun 2007 silam. Menurut  dia, ada 15 macam kopi yang siap disajikan di Cafe Sri Dewi.

Semua jenis kopi  itu dikatakan dia memiliki rasa dan aroma yang dahsyat.  Makanya dia bersedia menjadi peracik kopi di Cafe Sri Dewi.

Pria bertubuh subur ini optimistis racikan kopi khas Kota Batu tersebut, bakal menjadi brand di Kota Wisata Batu. “Wisatawan yang berkunjung ke Kota Batu bakal ketagihan kalau sudah pernah meminum  kopi produk asli Kota Batu,” serunya. (gus)