Sabet Lapas Bimbingan Kerja Produktif, BPK RI Apresiasi Lapas Kelas I Lowokwaru Malang

28 September 2022 - 21:37 WIB
Kepala Lapas Kelas 1 Lowokwaru Malang, Heri Azhari mendampingi tim BPK RI melakukan pemeriksaan menyeluruh di Lapas. Hasilnya, Tim BPK RI mengapresiasi Bimker terhadap WBP yang diaplikasikan oleh masyarakat (ist)
Kepala Lapas Kelas 1 Lowokwaru Malang, Heri Azhari mendampingi tim BPK RI melakukan pemeriksaan menyeluruh di Lapas. Hasilnya, Tim BPK RI mengapresiasi Bimker terhadap WBP yang diaplikasikan oleh masyarakat (ist)

MALANGKOTA (SurabayaPost.id) – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI mengapresiasi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Lowokwaru Malang atas bimbingan kerja (Bimker) terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang telah diaplikasikan oleh masyarakat umum lainnya.

Kalapas Kelas I Lowokwaru Malang, Heri Azhari mengatakan, apresiasi itu disampaikan langsung oleh Tim Pemeriksa dari BPK RI setelah melakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk informasi terkait pelaksanaan PNBP serta kegiatan pembinaan kemandirian WBP di Lapas Kelas I Malang.

Kepala Lapas Kelas 1 Lowokwaru Malang, Heri Azhari mendampingi tim BPK RI melakukan pemeriksaan menyeluruh di Lapas. Hasilnya, Tim BPK RI mengapresiasi Bimker terhadap WBP yang diaplikasikan oleh masyarakat (ist)
Kepala Lapas Kelas 1 Lowokwaru Malang, Heri Azhari mendampingi tim BPK RI melakukan pemeriksaan menyeluruh di Lapas. Hasilnya, Tim BPK RI mengapresiasi Bimker terhadap WBP yang diaplikasikan oleh masyarakat (ist)

“Tadi tim BPK RI datang untuk melakukan pemeriksaan di sini. Mereka antusias setelah melihat karya seni, makanan yang dihasilkan dari tangan-tangan kreatif WBP Lapas Kelas I Malang yang ikut dalam pembinaan kemandirian,” ujar Heri, saat ditemui awak media di Cafe Jagongan Jail, Jalan Asahan No.6, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (28/9/2022) malam.

Menurut Heri, kedatangan tim BPK RI yang dipimpin oleh Kasubtim Pemeriksa BPK RI Herdiyanto di lingkungan Kanwil Kemenkumham Jawa Timur ini untuk melakukan Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDTT) terhadap intensifikasi dan ekstensifikasi PNBP.

“Seperti diketahui, sejak tahun 2020 sampai sekarang, banyak unit kegiatan kemandirian WBP di sini (Lapas Kelas I Malang, red) yang terus berkembang dan menjadi faktor utama dalam penerimaan PNBP lapas,” jelasnya.

“Setiap tahunnya presentase setoran PNBP yang telah dihasilkan dari pembinaan kemandirian selalu meningkat,” tambahnya.

Kalapas Kelas 1 Lowokwaru Malang, Heri Azhari (kanan) saat ditemui awak media di Cafe Jagongan Jail (ist)
Kalapas Kelas 1 Lowokwaru Malang, Heri Azhari (kanan) saat ditemui awak media di Cafe Jagongan Jail (ist)

Heri menceritakan, Tim BPK RI terlihat antusias melihat keproduktivitasan dari unit-unit pembinaan kemandirian di Lapas Kelas I Malang, terutama saat mengunjungi unit bimbingan kerja (Bimker) handycraft, jamur dan anggrek, gorengan, tempe, batik shibori, budi daya maggot, peternakan ayam petelur dan Jawa super, pertanian juga new pojok kuliner Lapas Kelas I Malang.

“Tim BPK tadi tim berkeliling melihat unit-unit bimker disini, mereka menilai sangat bagus dan produktif, juga berjalan dan berkembang dengan pesat, hasil produksinya juga luar biasa,” katanya, saat menceritakan kekaguman tim BPK RI.

Kalapas Kelas 1 Lowokwaru Malang, Heri Azhari memberikan keterangan kepada wartawan (ist)
Kalapas Kelas 1 Lowokwaru Malang, Heri Azhari memberikan keterangan kepada wartawan (ist)

Bahkan, lanjut Heri, tim BPK RI berharap unit-unit pembinaan kemandirian di Lapas Kelas I Malang dapat lebih ditingkatkan, karena hal ini sangat penting terhadap pengembangan dan pembentukan mental terhadap para WBP, agar mengikuti pembinaan kemandirian yang diberikan untuk menjadi insan yang kreatif dan produktif.

“Mereka (Tim BPK RI, red) melihat langsung bimker jamur dan maggot, Bimker Lapas Kelas I Malang Bagus !!!,” tukasnya, yang menirukan pujian Kasubdit BPK RI Herdiyanto. (lil)