Kepala Diskominfo: Warga Kota  Batu Bisa Manfaatkan Smart City

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko

MALANG  (SurabayaPost.id) – Pemkot Batu kini memiliki program smart city, Among Tani Teknologi. Program tersebut memiliki manfaat yang luar biasa bagi warga Kota Wisata Batu.

“Makanya, warga Kota Batu bisa manfaatkan program Smart City itu. Caranya sangat mudah,” Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika  (Diskominfo) Kota Batu, Siswanto, Sabtu (17/11/2018) di sela-sela Senam Zumba bersama Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko.

Dijelaskan dia bila program Smart City itu memiliki tiga aplikasi yang bisa diunduh melalui gawai. Ketiga aplikasi itu  di antaranya Among Tani, Among Warga, dan Among Kota.

Untuk mengunduh aplikasi tersebut,  kata dia, menggunakan Play Store. “Itu bisa diunduh satu per satu karena memiliki fungsi dan manfaat masing-masing,” kata dia.

Dijelaskan Siswanto seperti aplikasi  Among Tani. Warga, khususnya para petani bisa mengunduh  aplikasi tersebut.

Menurut dia, aplikasi itu bisa dimanfaatkan petani untuk memberitahukan terkait hasil panennya.  “Panen jenis komoditas apa dan berapa banyaknya. Itu bisa dipromosikan atau dijual melalui aplikasi Among Tani itu,” katanya.

Tak hanya itu, terang dia, petani juga bisa berkomunikasi dengan calon pembeli langsung. Begitu juga bila ada keluhan. Petani bisa mengadu permasalahannya lewat aplikasi itu.

Dia contohkan seperti bila tanamannya kena penyakit. “Nah aplikasi Among Tani bisa dimanfaatkan untuk menyampaikan  keluhannya itu,” terang dia.

Sedangkan untuk aplikasi Among Warga, kata dia, bisa dimanfaatkan masyarakat luas. “Itu karena bisa dipakai untuk melaporkan terkait pelayanan umum. Jadi terkait hal apapun, termasuk mengkritik pemerintah agar  lebih baik lagi, itu bisa melalui jalur ini,” terang Siswanto.

Keluhan, kritik dan saran dari warga itu nanti pasti ditindaklanjuti. Sebab Pemkot Batu bisa langsung merespon keluhan warga.

Yang penting, lanjut dia, warga bisa mengirimkan secara detail lokasi, serta mengirimkan foto untuk melengkapi laporan tersebut.

Meski begitu, dia menegaskan bila masih belum semua Dinas tergabung dengan program  Smart City itu. Alasannya, masih terkendala pada fasilitas networking yang sesuai dengan teknologi smart city. “Jadi, bertahap,” katanya.

Namun yang pasti, kata dia, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), yang sangat antusias bisa bersinergi dengan Smart City. Kabid Bina Marga DPUPR, Alfi Nurhidayat, mengatakan, saat ini di DPUPR sudah ada website yang bisa digunakan oleh warga Kota Batu.

“Di website itu masyarakat bisa langsung melaporkan jalan mana yang rusak. Kalau dibantu dengan Smart City justru lebih baik. Jadi kinerja juga lebih merespon cepat,” kata Alfi.

Karena, lanjutnya, Smart City akan lebih baik jika bisa melayani kebutuhan masyarakat. Terutama yang berhubungan dengan pelayanan ke masyarakat.

Begitu juga dengan BPBD Kota Batu.
Di BPBD Kota Batu ada yang namanya tim Pusdalops. Di mana tim ini memberikan informasi yang berhubungan dengan bencana di Kota Batu.

Sedangkan aplikasi ketiga, yaitu Among Kota. Aplikasi tersebut merupakan informasi yang berkaitan dengan destinasi wisata, kondisi arus lalu lintas, dan lain sebagainya.

Karena itu, Siswanto berharap warga bisa memanfaatkan tiga aplikasi Smart City tersebut. Sehingga, warga bisa mendapatkan pelayanan publik yang cepat, murah, efektif dan efisien.  

Sementara itu, Wali Kota Batu Hj Dewanti Rumpoko mengingatkan bahwa sehat itu dimulai dari diri sendiri. Peringatan Wali Kota wanita pertama di Malang Raya itu disampaikan sesuai senam zumba.

Senam zumba yang digelar di Balaikota Among Tani Pemkot Batu, Sabtu (17/11/2018) tersebut dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-54 sekaligus sebagai rangkaian Hari Jadi Kota Batu Ke-17.

Menurut Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Pemkot Batu, Suliyanah, peringatan hari Kesehatan Nasional itu mengusung tema Sehat Dimulai Dari Saya (SDDS). Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko didampingi Wakil Walikota Batu Punjul Santoso.

Hadir pula Ketua DPRD Kota Batu Cahyo Edi Purnomo, Wakil Ketua DPRD Kota Batu Hari Danah Wahyono, Sekda dan seluruh Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Batu, perwakilan masyarakat dan Kader Gerakan Masyarakat (Germas) se-Kota Batu.

Peringatan hari kesehatan nasional itu berlangsung meriah. Sebab, dilengkapi dengan kegiatan cek kesehatan gratis.

Layanan tersebut diberikan seluruh stan dari unsur kesehatan yang ada di Kota Batu. Itu mulai dari stan puskesmas serta seluruh rumah sakit umum dan swasta. “Mereka memberikan layanan kesehatan gratis,” kata Suliyanah.

Kegiatan tersebut, lanjut mantan pejabat Kesbangpol Pemkot Batu ini, juga dirangkai dengan aneka lomba. Di antaranya lomba merangkak, mewarnai dan pembuatan video stunting serta lomba kudapan Germas.

Lantas ungkap dia, Walikota Batu Hj Dewanti Rumpoko memberikan secara simbolis hadiah bagi Puskesmas Batu yang memenangkan juara lomba video terkait sadar stunting.

Dijelaskan Suliyanah, dalam sambutannya Walikota Batu Dewanti Rumpoko menekankan pentingnya kesehatan dan hidup sehat. “Sebab hidup sehat itu dimulai dari diri sendiri,” kata istri mantan Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko itu.

“Apa yang paling sehat? Setiap kita habis olahraga makan buah dan hindari krupuk apalagi menangani stunting karena tinggi tubuh bukan semata-mata genetik, tapi karena asupan gizi,” terang Suliyanah menyampaikan sambutan Dewanti Rumpoko.

Setelah itu, kata Suliyanah, acara dilanjutkan dengan meninjau stan dari rumah sakit dan puskesmas. Stan-stan itu menyajikan kreasi menu sehat yang dilombakan.

“Selanjutnya melihat lomba bayi merangkak yang menggemaskan serta peserta lomba mewarnai di area Balai Kota Among Tani dan dilanjutkan ramah tamah,” pungkasnya. (gus/ah)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.