Seorang Pria Ditemukan Tewas, Usai Berhubungan Badan di Kos Harian Polowijen, Blimbing

9 May 2022 - 21:11 WIB
Petugas kepolisian dari Polsek saat mendatangi TKP di Kos Harian, Polowijen, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur
Petugas kepolisian dari Polsek saat mendatangi TKP di Kos Harian, Polowijen, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur

MALANGKOTA (SurabayaPost.id) – Seorang pria berinisial LA (60) diketemukan tewas di kamar indekos harian lantai dua Jl. Ahmad Yani Utara Kelurahan Polowijen Kecamatan Blimbing Kota Malang, Jawa Timur, Senin (9/5/2022).

LA meninggal setelah melakukan hubungan suami-istri bersama tetangganya berinisial SN (24).

Kapolsek Blimbing, Kompol Yanuar Rizal Ardianto mengungkapkan, antara keduanya memiliki hubungan gelap. Sebab, keduanya memiliki suami atau istri yang sah.

“Pukul 11.00 tadi, korban bersama saksi satu (SN) datang ke penginapan. Hubungan korban dan saksi satu merupakan tetangga dan memiliki hubungan gelap percintaan, karena masing-masing sudah berkeluarga,” tutur Rizal sapaan akrab Kapolsek Blimbing, saat dikonfirmasi awak media, Senin (9/5/2022).

Jenazah selanjutnya dibawa menuju RSSA Malang
Jenazah selanjutnya dibawa menuju RSSA Malang

Menurut dia, setelah melakukan hubungan layaknya suami-istri di kamar tersebut, LA yang merupakan warga Desa Mangliawan Kecamatan Pakis langsung merasa lemas.

“Dan tertidur dengan mendengkur,” ujarnya.

SN yang bekerja sebagai assisten rumah tangga langsung panik. Sebab setelah 45 menit dibangunkan, LA tidak bergeming. LA pun langsung menghubungi cleaning sevice di indekos harian berinisial AV (28).

“Selanjutnya saksi dua (AV) menghubungi Bhabinkamtibmas kemudian Bhabinkantibmas menghubungi Kanit Reskrim Polsek Blimbing,” tambahnya.

Inafis Polresta Malang Kota mendatangi TKP
Inafis Polresta Malang Kota mendatangi TKP

Polisi pun langsung menghubungi petugas medis dari RSSA Kota Malang untuk memeriksa kondisi LA. Petugas medis itu menyatakan bahwa LA meninggal dunia.

“Dan jenazah langsung dibawa ke RSSA Kota Malang,” tuturnya.

Sementara itu dari hasil olah TKP, Rizal menjelaskan, tidak ada tanda-tanda kekerasan yang didapat dari jenazah LA. Mulut korban juga tidak mengeluarkan busa pada saat dinyatakan meninggal dunia.

“Penyebab kematian masih belum diketahui, menunggu pemeriksaan dari petugas RSSA,” pungkasnya. (lil)