Siapkan Beasiswa Sekolah Dokter Spesialis, Bupati Gresik : Siap Bertugas di Bawean

26 November 2022 - 22:56 WIB

GRESIK (SurabayaPost.id)– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menyiapkan anggaran beasiswa bagi dokter umum yang ingin melanjutkan sekolah spesialis gratis sampai lulus dengan catatan siap bertugas di Pulau Bawean.

“Progres dan anggaran sudah siap 2023 kita launching dengan tujuan pemerataan kesehatan di kepulauan Bawean yang sampai saat ini membutuhkan dokter spesialis. Harus siap bertugas di Bawean” kata Gus Yani sapaan akrab Bupati Gresik, saat membuka Gresik Health Expo yang digelar IDI Cabang Gresik mulai 26 hingga 27 November 2022 di atrium Iconmall, Sabtu (26/11/2022).

Menurut Gus Yani, kurangnya dokter spesialis bukan hanya di kepulauan Bawean, bahkan secara nasional beberapa Kabupaten lain di Indonesia mengalami kondisi yang sama. Agar pelayanan kesehatan di Gresik merata dan selangkah lebih baik Pemkab Gresik menyediakan beasiswa.

“Kita harus selangkah lebih cepat, mudah mudahan program ini tidak hanya berjalan di tahun 2023 saja namun berkelanjutan. Sustainablenya ada 2024 kita lihat apa kekuranganya kita siapkan baik segi anggaran maupun Perbupnya, “ungkap mantan Ketua DPR ini yang juga berharap Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Gresik, bersama Dinas Kesehatan untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warga yang ada di Kabupaten Gresik. “Kami berharap kepada IDI dan Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, agar terus berupaya. Meningkatkan pemerataan terhadap pelayananan kesehatan di Kabupaten Gresik,” terangnya.

Pameran juga diikuti oleh rumah sakit pemerintah dan swasta di Kabupaten Gresik, melayani konsultasi layanan tumbuh kembang anak, pemeriksaan dokter spesialis mata, konsultasi ahli gizi, konsultasi dokter spesialis penyakit dalam dan pemeriksaan gula darah acak, konsultasi dan pemeriksaan gigi serta konsultasi dokter spesialis urologi.

Selain itu, sinergitas dan kolaborasi dibutuhkan, dimana UHC terus dilakukan maka kami berharap saran dan masukan apa yang menjadi kekurangan dan kesalahan terkait UHC. Ini bisa di koordinasikan melalui Dinas Kesehatan ataupun langsung kepada dirinya selaku kepala daerah.

“Mudah-mudahan melalui kegiatan ini membawa perubahan serta manfaat bagi daerah kita ini, dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat khususnya masyarakat Kabupaten Gresik,” tutup Bupati Yani.

Hadir pada kegiatan tersebut, Ketua IDI Cabang Gresik dr. Umar Nur Rahman, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik dr. Mukhibatul Khusnah, Ketua Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Cabang Gresik Iin Umar, Direktur RS Ibnu Sina dr. Soni serta jajaran IDI Cabang Gresik. (dvd/uki)