Bawaslu Amankan Ratusan Tabloid Berisi Ujaran Kebencian pada Capres

25 January 2019 - 20:09 WIB
Ketua Bawaslu Kota Batu, Abdul Rochman
Ketua Bawaslu Kota Batu, Abdul Rochman

BATU (SurabayaPost.id)  – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Batu mengamankan ratusan Tabloid yang ditengarai berisi Ujaran kebencian pada salah satu pasangan Capres-Cawapres 2019. Pengamanan itu diakui Ketua Bawaslu Kota Batu, Abdul Rochman, Jumat (25/1/2019).

Menurut Abdul Rochman hal itu berawal dari informasi di sebuah grup WhatsApp (WA) Bawaslu Jatim. Infonya ada paketan berisikan tabloid yang bakal  dipaketkan di Kantor Pos dan Giro Kota Batu.

“Mendapat informasi semacam itu,  kami langsung berkoordinasi dengan Polres Batu. Lalu kami segera bergerak ke Kantor Pos. Ternyata informasi itu benar,” kata dia.

Makanya dia mengamankan paket berisikan tabloid tersebut. Sebab,  ditengarai ada muatan pemberitaan yang mengandung konten ujaran kebencian.

Ratusan paket tersebut berisi tabloid yang ditengarai beritanya berisi konten ujaran kebencian. Jumlahnya sekitar 132 eksemplar. Nama tabloidnya adalah  Indonesia Barokah.

Menurut dia, paketan tersebut tampaknya bakal diedarkan  ke sejumlah lokasi di Kota Batu. Sebab, alamat penerima yang tertera ada di wilayah Kota Wisata Batu. “Itu sudah siap kirim karena dalam bungkusan rapi berupa  amplop besar,” paparnya.

Dijelaskan dia bila tiap paket tersebut berisikan satu sampai tiga eksemplar tabloid. Konten  dari tabloid itu diduga bermuatan ujaran kebencian dan tendensius terhadap salah satu paslon Capres dan Cawapres 2019.

“Makanya, temuan ini akan segera kami koordinasikan  dengan Bawaslu Jawa Timur dan Bawaslu RI di Jakarta. Itu agar tidak sampai kejadian ini terulang lagi. Untuk itu kami minta  Kantor Pos agar menunda pengirimannya sampai ada status hukum mengenai tabloid tersebut,” kata dia.

Sedangkan saat ini, kata dia, Bawaslu Kota Batu mengkaji muatan pemberitaan tabloid tersebut. Baik itu terkait isi pemberitaan maupun  foto-foto yang terpampang di tabloid tersebut.

Menurut dia, di halaman pertama ada gambar karikatur seseorang yang tengah bermain wayang dengan lakon tokoh superhero Batman melawan Bruce Lee. Bahkan terlihat pula tulisan yang dicetak cukup besar dengan kalimat Reuni 212, Kepentingan Umat atau Kepentingan Politik..?

Sementara yang dimuat di halaman lima, kata dia, menampilkan potret Capres 02  yang diberi judul Prabowo Marah Media Dibelah dan masih ada beberapa muatan yang lainnya. “Makanya kami laporkan ke pihak yang berwajib,” kata dia.

Untuk itu, tegas dia, Bawaslu melakukan upaya preventif. Sehingga mengirim surat resmi ke Kantor Pos Batu agar pengiriman paket yang berisikan tabloid itu ditunda dulu. “Menunggu kajian aparat penegak hukum untuk memastikannya,” timpalnya. (gus)