Benahi Ikon Wisata, Desa Tulungrejo Butuh Anggaran Rp 30 Miliar

12 March 2019 - 21:02 WIB
Kades Tulungrejo, Suliono dilahan Petik Apel
Kades Tulungrejo, Suliono di lahan Petik Apel

BATU (SurabayaPost.id) – Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu membutuhkan anggaran Rp 30 miliar untuk membenahi ikon wisata petik apel. Hal tersebut diungkapkan Kades Tulungrejo, Suliono, Selasa (12/3/2019).

“Berdasarkan kajian dari konsultan untuk membangun ikon wisata di desa kami membutuhkan Rp 30 miliar. Dana itu juga untuk membangun sarana dan prasarana pendukungnya,“ kata Suliono.

Menurut dia, ikon wisata di desanya adalah petik apel. Jika anggaran tersebut terpenuhi, dia optimistis bakal menjadi mega wisata desa di Kota Batu.

Dijelaskan dia bila lahan wisata petik apel itu yang sudah siap seluas 9 hektar. Kawasan tersebut juga akan dimanfaatkan untuk kuliner serta penyediaan produk unggulan desa setempat sebagai souvenir.

Dijelaskan dia bila lahan yang merupakan aset desa tersebut sudah digagas untuk disulap menjadi destinasi wisata. Itu, kata dia, untuk mendongkrak serta mewujudkan visi dan misi Walikota Batu, Dewanti Rumpoko dan Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso, Desa Berdaya, Kota Berjaya.

Makanya, dalam mewujudkan wacana tersebut ia berharap campur tangan dari Pemkot Batu lewat beberapa dinas terkait. Itu mengingat, terang dia, akses jalan masuk ke area wisata petik apel sudah direncanakan menggunakan Dana Desa (DD) dari Pemerintah Pusat.

Ditegaskan dia jika masyarakat yakni ingin ada campur tangan pihak investor. “Masyarakat ingin mandiri dan ingin menentukan bukan ditentukan. Artinya akan menjadi pelaku usaha dengan cara gotong royong,” ungkapnya sembari menyerukan masyarakat setempat supaya menjadi pelaku usaha sendiri. (gus)