BPF Bersama JFX dan KBI Gandeng STIE Malangkucecwara Buka FTLC

18 June 2019 - 11:53 WIB
BPF bersama JFX dan KBI Gandeng STIE Malangkucecwara melakukan penandatanganan MoU terkait kerjasama dan peresmia FTLC.
BPF bersama JFX dan KBI Gandeng STIE Malangkucecwara melakukan penandatanganan MoU terkait kerjasama dan peresmia FTLC.

MALANG (SurabayaPost.id) – PT Bestprofit Futures (BPF) bersama dengan PT Bursa Berjangka Jakarta (Jakarta Futures Exchange/JFX) dan PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) melakukan peresmian dan penandatanganan Futures Trading Learning Center (FTLC) dengan STIE Malangkucecwara, Selasa, (18/6/2019).

FTLC itu dimaksudkan sebagai pusat kegiatan ilmiah, informasi dan sosialisasi perihal Perdagangan Berjangka Komoditi. Selain itu juga menjadi  wadah pembinaan kewirausahaan serta profesionalisme bagi mahasiswa dan pengajar di lingkungan kampus.

Program FTLC ini merupakan salah satu wujud komitmen BBJ dan KBI bersama dengan para pelaku pialang Berjangka. Tujuannya  untuk melaksanakan edukasi secara konsisten kepada para generasi muda.

Saat ini total 24 kampus yang memiliki FTLC dan STIE Malangkucecwara menjadi mitra kedua untuk BPF setelah Universitas Tanjungpura di Pontianak.

Fasilitas Infrastruktur ruang untuk FTLC disediakan oleh Kampus.  Sementara perangkat infrastruktur pendukung disediakan oleh BPF.

Begitu juga literatur berupa buku  tentang perdagangan berjangka, ditambah dengan kontribusi edukasi yang melansir sejumlah staf pengajar  secara regular untuk menyampaikan trading knowledge, know-how serta best practices dalam industri PBK.

Dalam penandatanganan kerjasama ini, para mahasiswa dan pengajar juga diberikan kuliah umum mengenai industri Perdagangan Berjangka Komoditi. BPF sebagai salah satu pihak yang terlibat memberikan materi tentang produk kontrak berjangka beserta simulasi transaksi melalui akun demo.

“Para mahasiswa adalah future market bagi industri Perdagangan Berjangka Komoditi. Oleh karena itu, penting untuk memberikan pemahaman yang benar sejak dini kepada mereka. Selain diharapkan dapat memahami investasi Perdagangan Berjangka komoditi, juga melahirkan minat untuk berkarir sebagai Wakil Pialang Berjangka atau calon investor di masa depan,” tandas  Direktur PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), Agung Rihayanto.

Sementara itu, Kepala Divisi Riset dan Pengembangan Bisnis PT Bursa Berjangka Jakarta (JFX), Lukas Lauw mengatakan bahwa kerjasama dengan para akademisi bisa membantu terciptanya persepsi yang positif bagi para perusahaan pialang berjangka.

“Dengan pengetahuan yang lebih dalam, para akademisi akan lebih memahami dan bisa memberikan porsinya melalui beragam tulisan, edukasi, dan kontribusi lain untuk kemajuan Industri Perdagangan Berjangka Komoditi,” tambahnya.

Pimpinan Cabang PT Bestprofit Futures Malang, Andri
Pimpinan Cabang PT Bestprofit Futures Malang, Andri

Pimpinan Cabang PT Bestprofit Futures Malang, Andri mengungkapkan, pihaknya menyambut gembira  bisa berpartisipasi dalam peresmian FTLC di STIE Malangkucecwara. Harapannya, fasilitas pembelajaran ini bisa membantu para mahasiswa dan para pengajar untuk mengenal manfaat dan risiko investasi di perusahaan pialang berjangka dari perusahaan pialang yang legal.

“Tidak menutup kemungkinan bahwa seluruh individu yang ada di kampus Malangkucecwara ini akan menjadi bagian dari salah satu perusahaan pialang berjangka nantinya, bisa sebagai investor maupun sebagai karyawan. Yang penting bagi kami,rekan-rekan di sini menyadari keberadaan industri pialang berjangka sebagai bagian dari dunia investasi di Indonesia,” tandasnya.

Plh.Ketua STIE Malangkucecwara, Tutik Arniati mengaku senang dengan kerjasama ini. Dia berharap seluruh civitas akademik bisa memanfaatkan maksimal fasilitas FTLC ini untuk melakukan praktik bersama dengan perusahaan pialang berjangka resmi.

Semua itu kata dia bisa dilakukan melalui simulasi trading dan mempelajari semua jenis potensi keuntungan dan risiko investasi yang terjadi di Perdagangan Berjangka Komoditi. “Jadi tidak hanya teori, ibarat belajar bahasa, bisa langsung praktik dan cepat memahami,” tandasnya. (lil)