Kerap Overload, Direktur RSUD dr Karneni : Ruang Hijau Untuk Pasien Anak Terpaksa Kami Pindah

Kerap Overload, Directur RSUD dr Karneni : Ruang Hijau Untuk Pasien Anak Terpaksa Kami Pindah
Kerap Overload, Directur RSUD dr Karneni : Ruang Hijau Untuk Pasien Anak Terpaksa Kami Pindah

Tulungagung (SurabayaPost.id) – Semakin membludaknya pasien rawat inap di RSUD dr Karneni Campurdarat Tulungagung, membuat management terpaksa putar otak.

Ruang hijau yang sebelumnya digunakan sebagai tempat perawatan anak kinj segera dipindah untuk dijadikan ruang cadangan IGD.

” Saat ini ruang Inap Gawat Darurat (IGD) hanya bisa menampung kuota sebanyak 30 pasien saja” Kata dr Rio Adona Direktur RSUD dr Karneni Jumat (26/04/2024).

Untuk itu, ruang hijau terpaksa digeser guna menempati ruang baru tepatnya bagian selatan ruang IGD.

Sementara, perpindahan itu dilakukan mengingat antusiasme masyarakat terhadap RSUD dr Karneni saat ini cukup tinggi.

” Kami ini mengcover pasien bukan saja warga Tulungagung bagian selatan, melainkan banyak juga mereka berasal dari warga Kecamatan Watulimo Trenggalek” Terangnya.

Diakuinya, membludaknya pasien diruang Inap Gawat Darurat (IGD) akhir-akhir ini lantaran para warga lagi diserang wabah nyamuk demam berdarah (DBD).

Membenarkan hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Tulungagung, melalui Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit, Desi Lusiana Wardani mengatakan, saat ini terjadi lonjakan DBD sejak awal tahun 2024.

” Terhitung selama Januari hingga April 2024 ini terdapat 409 kasus, 10 diantaranya telah meninggal dunia akibat demam berdarah” Sebutnya.

Adapun dari data yang berhasil dihimpun, sebaran kasus paling banyak terjadi diwilayah Kecamatan Tulungagung, Kedungwaru, Sumbergempol, Boyolangu dan Ngunut.

” Tidak menutup kemungkinan, klinik maupun rumah sakit saat ini mengalami overload atas lonjakan kasus DBD” Pungkasnya. (Zainul Fuad)