Lima Terdakwa Pesta Sabu Dituntut 2 Tahun, Divonis 1,5 Tahun

11 July 2019 - 16:09 WIB
Kelima terdakwa mengenakan rompi tahanan warna merah saat menjalani sidang di PN Surabaya.

SURABAYA (surabayapost.id) – Lima terdakwa kasus pesta sabu mendapat tuntuan dan vonis ringan pada sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (10/7/2019). Usai dituntut 2 tahun penjara, kelima terdakwa langsung divonis 1,5 tahun penjara.

Kelima terdakwa tersebut diantaranya, Supriyanto, M Riz Arochman, Bagus Irawan, M Farid Aprianto, dan Jaya Sakti. Sidang diawali dengan pembacaan surat tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pompy Polansky.

Dalam surat tuntutannya, JPU Pompy meminta agar majelis hakim menjatuhkan hukuman penjara selama 2 tahun kepada kelima terdakwa. “Menuntut hukuman penjara selama 2 tahun kepada masing-masing terdakwa,” kata JPU dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya ini.

Atas tuntutan tersebut, kelima terdakwa kemudian mengajukan nota pledoi (pembelaan) secara lisan kepada majelis hakim. “Saya minta keringanan hukuman,” kata salah satu terdakwa kepada majelis hakim.

Usai pledoi dibacakan, sidang kemudian langsung dilanjutkan dengan agenda putusan oleh majelis hakim yang diketuai Pujo Sulaksono. Melalui amar putusannya, hakim Pujo mengatakan, kelima terdakwa dinyatakan terbukti melanggar pasal 127 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Hakim Pujo juga menyatakan sepakat dengan tuntutan JPU Pompy yang menyatakan kelima terdakwa bersalah menyalahgunakan narkotika jenis sabu. “Menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada masing-masing terdakwa selama 1,5 tahun penjara,” ucap hakim Pujo saat membacakan amar putusannya.

Atas putusan tersebut, kelima terdakwa dan JPU Pompy kompak menyatakan pikir-pikir untuk mengambil upaya hukum banding. Hakim Pujo memberikan waktu selama 7 hari kepada para terdakwa dan JPU Pompy untuk menentukan apakah menerima vonis atau mengajukan banding.

Dalam kasus ini, kelima terdakwa ditangkap anggota Polsek Wonocolo saat menggelar pesta sabu di sebuah rumah di Jalan Siwalankerto Timur, Surabaya pada 9 Maret 2019 sekitar jam 22.00 WIB. Dari tangan para terdakwa, polisi menyita barang bukti sabu seberat 0,14 dan seperangkat alat hisap. (aha/fan)